Penulis: Katereni
TVRINews, Denpasar
Saat Perayaan Hari Suci Nyepi yang jatuh pada 11 Maret 2024, seluruh aktivitas masyarakat dihentikan. Namun, pelayanan di rumah sakit tetap dibuka untuk masyarakat terutama pelayanan IGD.
Segala persiapan dilakukan pihak rumah sakit untuk dapat tetap memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat, khususnya pasien yang membutuhkan perawatan. Untuk lebih mengoptimalkan pelayanan, pihak rumah sakit bekerjasama dengan desa adat setempat.
Direktur Rumah Sakit Umum Bali Royal Dokter Dwi Ariawan mengatakan segala persiapan telah dilakukan oleh pihak rumah sakit terkait pelayanan saat hari Raya Nyepi nanti, mulai dari fasilitas, petugas baik perawat maupun dokter. Selain itu, untuk lebih mengoptimalkan pelayanan pihak rumah sakit juga telah bekerjasama dengan desa adat, khususnya pecalang serta persiapan surat jalan. Hal ini untuk persiapan jika ada penjemputan pasien ,maupun dokter yang dibutuhkan.
“lebih mengoptimalkan pelayanan, Kami (rumah sakit, -red) telah bekerjasama dengan pihak desa adat setempat khususnya pecalang serta persiapan surat jalan.” ujar dr. Dwi Ariawan, Kamis, 7 Maret 2024.
Seperti pengalaman Nyepi tahun-tahun sebelumnya, pasien yang banyak di rujuk yakni ibu hamil. Untuk itu, pihak Rumah Sakit menyiagakan dokter anastesi untuk mengatasi tindakan yang memerlukan pembisuan dan dokter bedah umum.
Editor: Redaktur TVRINews
