
Bidan Pendamping Desa Korban Kecelakaan Larantuka Jalani Rujukan Ortopedi ke Kupang
Penulis: Ama Boro Huko
TVRINews, Flores Timur
Seorang bidan pendamping desa menjadi salah satu korban patah tulang serius dalam kecelakaan lalu lintas di tikungan Wera Gatek, Desa Watowara, Kecamatan Titehena, Kabupaten Flores Timur.
Korban berinisial YGL kini telah dirujuk ke Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk mendapatkan penanganan ortopedi lanjutan.
Kecelakaan tersebut terjadi pada Minggu pagi, 18 Januari 2026, ketika sebuah minibus angkutan umum yang ditumpangi tujuh orang termasuk sopir berinisial ALT yang diduga mengemudi dalam pengaruh alkohol melaju dengan kecepatan tinggi saat mengantar seorang ibu bersalin ke Puskesmas Lato.
Dari tujuh penumpang, dua di antaranya mengalami benturan parah hingga patah tulang, yakni YGL dan VW. YGL telah dirujuk ke Kota Kupang, sementara VW masih menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Hendrikus Fernandez Larantuka.
“Sudah dirujuk ke Kupang dengan KM Tidar, Rabu sore tadi. Ada proses lanjutan karena patah tulangnya cukup kompleks sehingga membutuhkan penanganan ortopedi di RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang. Kami memiliki keterbatasan SDM dan sarana prasarana, sehingga ini langkah penting untuk menyelamatkan pasien,” ujar Direktur RSUD dr. Hendrikus Fernandez Larantuka, Gregorius Bato Koten, saat diwawancarai TVRI pada Kamis, 22 Januari 2026.
Gregorius menambahkan, YGL dirujuk bersama dua tenaga kesehatan serta peralatan pendukung. Sementara itu, kondisi VW berangsur membaik namun masih memerlukan perawatan lebih lanjut di RSUD Larantuka.
Dari insiden tersebut, ibu hamil yang turut menjadi penumpang berhasil selamat dan melahirkan dengan selamat di Puskesmas Lato pada Senin pagi, 19 Januari 2026.
Editor: Redaksi TVRINews
