
Pembangunan Huntara di Taput Ditargetkan Rampung Akhir Januari
Penulis: Harapan Sagala
TVRINews, Tapanuli Utara
Pembangunan 40 unit Hunian Sementara (HUNTARA) bagi warga terdampak bencana alam di Kecamatan Adian Koting, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, terus dikebut. Progres pembangunan kini telah mencapai 50 persen dan ditargetkan rampung pada akhir Januari 2026.
Pelaksana pekerjaan dari PT Haza Gemilang Abadi, Kevin Pasaribu, saat dikonfirmasi di lokasi HUNTARA pada Jumat (16/01/2026), menyampaikan bahwa proses pembangunan berjalan sesuai rencana.
“Saat ini progres pembangunan sudah mencapai 50 persen. Kami menargetkan seluruh unit dapat selesai dan siap diserahterimakan pada akhir Januari, sesuai jadwal yang ditetapkan,” ujar Kevin dalam keterangannya, Jumat (16/1/2026).
Huntara ini merupakan bagian dari upaya pemulihan pascabencana setelah peristiwa bencana alam yang terjadi pada 25 November lalu. Fasilitas tersebut dipersiapkan untuk menyediakan tempat tinggal layak, aman, dan nyaman bagi masyarakat yang kehilangan rumah.
Masing-masing unit HUNTARA dibangun dengan ukuran 4 x 6 meter dan dilengkapi fasilitas dasar seperti akses air bersih, sanitasi, dan listrik. Kehadiran hunian ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi warga yang hingga kini sebagian masih tinggal di rumah kerabat maupun posko pengungsian.
Bupati Tapanuli Utara, JTP Hutabarat, menyambut baik percepatan pembangunan Huntara tersebut. Menurutnya, hunian sementara sangat dibutuhkan sebagai solusi transisi sebelum pembangunan hunian tetap direalisasikan.
“Kami berharap Huntara ini segera selesai dan bisa ditempati warga, agar mereka memiliki tempat tinggal yang lebih layak sebelum hunian tetap dibangun,” ujar Bupati JTP Hutabarat.
PT Haza Gemilang Abadi menegaskan komitmennya untuk mendukung pemerintah daerah dalam percepatan penanganan bencana dan pemulihan kehidupan masyarakat di Tapanuli Utara.
Editor: Redaksi TVRINews
