Penulis: Feri Setiawan
TVRINews, Musi Rawas
Tempe dikenal sebagai makanan kaya gizi yang menjadi sumber protein nabati, serta mengandung karbohidrat, lemak, serat, mineral, dan vitamin B. Melihat potensi besar dari bahan pangan ini, Siti Kalimah bersama para ibu yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Griyoso, Kecamatan Jayaloka, Kabupaten Musi Rawas, mengembangkan usaha olahan tempe menjadi keripik tempe dengan merek “Keripik Bik Tya.”
Siti Kalimah menjelaskan, proses pembuatan keripik tempe membutuhkan waktu sekitar empat hari, mulai dari tahap perendaman hingga penggorengan.
“Pembuatan keripik diawali dengan mengukus kedelai hingga matang, lalu didinginkan, diberi bumbu, dan difermentasi selama dua hari. Setelah itu tempe diiris tipis dan langsung digoreng,”ujar Siti, Rabu, 12 November 2025.
Selain bergizi dan tahan lama, olahan keripik tempe ini juga memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi.
“Penjualan keripik tempe cukup bagus dan sangat diminati masyarakat,” ungkap Siti Kalimah.
Ia menambahkan, perkembangan usaha KWT Desa Griyoso semakin pesat berkat pendampingan dan bantuan peralatan dari perusahaan Medco E&P.
“Alhamdulillah, berkat bantuan pelatihan dan peralatan dari Medco, usaha keripik tempe kami bisa berkembang pesat,”ucapnya.
Kini, produk Keripik Bik Tya tidak hanya dipasarkan di berbagai warung di sekitar desa, tetapi juga telah menjadi pemasok tetap untuk dua dapur MBG (Medco Better Group) di Kecamatan Jayaloka bahkan akan segera melayani satu dapur tambahan.
“Selain ke warung-warung, kami juga menyuplai dua dapur MBG dan akan menambah satu lagi dalam waktu dekat,”ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Desa Griyoso Suwarti menyampaikan apresiasi atas perhatian Medco E&P, Dinas Perikanan, serta PKK Kabupaten Musi Rawas yang telah mendukung pemberdayaan perempuan dan pengembangan UMKM di wilayahnya.
“Kami berterima kasih kepada Medco, Dinas Perikanan, dan PKK Kabupaten Musi Rawas. Sejak 2018 hingga sekarang, banyak kemajuan di Desa Griyoso, terutama dalam pengembangan UMKM,” kata Suwarti.
Ia menegaskan, pengembangan usaha rumahan seperti keripik tempe tidak hanya menambah penghasilan keluarga, tetapi juga mendorong kreativitas dan kemandirian perempuan desa.
“UMKM di Griyoso kini semakin maju dan berjalan lancar. Pendapatan ibu-ibu meningkat, dan kami berharap kerja sama dengan Medco terus berlanjut,”tuturnya.
Editor: Redaktur TVRINews
