TVRINews, Kupang
Kamis Putih (Suci), Jumat Sengsara dan Sabtu Aleluya hingga Minggu Paskah merupakan perayaan Tri Hari Suci dalam memperingati Kisah Sengsara, Wafat, dan Kebangkitan Tuhan Yesus yang mengalahkan maut dan dosa umat manusia bagi umat Kristiani.
Hal tersebut juga tentu tidak terlepas dari peran ‘antagonis' yang dilakonkan murid dan juga bendahara Yesus, yakni Yudas Iskariot. Satu-satunya murid Yesus yang bukan berasal dari Galilea.
Pada Hari Raya ini, umat Katolik memperingati Perjamuan Malam terakhir yang dipimpin oleh Yesus. Hari ini adalah salah satu hari terpenting dalam kalender Gereja.
Ritual Perjamuan Malam setelah ini pada setiap misa atau kebaktian diperingati sebagai perayaan Ekaristi atau perjamuan kudus (istilah untuk Gereja Protestan berbeda-beda).
Pada misa malam ini, pastur juga mencuci kaki umat sebagai peringatan Yesus yang mencuci kaki para muridnya dalam perjamuan terakhir, pelayanan Yesus di dunia sebelum kematiannya.
Perayaan Kamis Putih dalam Paskah yang jatih pada Kamis, 28 Maret 2024 ini terjadi setahun sekali untuk agama Katolik. Perayaan Kamis Putih memiliki maknanya tersendiri dalam Paskah agama Katolik.
Sebagaimana diketahui bahas Umat Kristiani akan merayakan Paskah pada Minggu, 31 Maret 2024. Paskah menjadi perayaan penting bagi seluruh umat Kristiani dalam rangka memperingati kebangkitan Yesus pada hari ketiga setelah disalibkan untuk menebus dosa seluruh umat manusia.
Sama seperti hari raya keagamaan lainnya, perayaan Paskah juga identik dengan beberapa hal seperti telur paskah.
Editor: Redaktur TVRINews
