Penulis: Agus M Hakim
TVRINews, Lampung
Brigade Parako 1 Korps Pasukan Gerak Cepat (Korps Pasgat) TNI Angkatan Udara menggelar Latihan Hardha Marutha I Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, Rabu, 4 Februari 2026.
Latihan ini diikuti ribuan prajurit dan menjadi puncak program pembinaan satuan untuk menguji kesiapan tempur serta profesionalisme prajurit Pasgat dalam menghadapi berbagai skenario operasi militer udara.
Komandan Divisi Parako Pasgat, Marsma TNI Ahmad S. S. Qodri, menegaskan Latihan Hardha Marutha I memiliki nilai strategis dalam membentuk prajurit yang tangguh, adaptif, dan profesional. Menurutnya, latihan ini tidak hanya menguji kemampuan fisik, tetapi juga mental, disiplin, serta kesiapan prajurit dalam melaksanakan operasi di berbagai kondisi medan.
"Latihan Hardha Marutha I merupakan bagian penting dari pembinaan satuan untuk memastikan setiap prajurit memiliki kesiapan tempur yang optimal, baik dari aspek fisik, mental, maupun kemampuan teknis operasional," ujar Marsma TNI Ahmad S. S. Qodri.
Dalam pelaksanaannya, latihan dirancang dengan skenario operasi tempur yang realistis dan kompleks.
Prajurit Korps Pasgat dilatih melaksanakan infiltrasi, serangan, perebutan dan pertahanan pangkalan udara, pembebasan sandera, hingga operasi penyelamatan dalam situasi pertempuran.
Latihan juga mencakup kemampuan penerjunan statis, free fall, hingga wingsuit, yang menjadi kemampuan khusus prajurit Pasgat dalam mendukung operasi matra udara.
Selain itu, latihan Hardha Marutha I juga menguji kesiapan satuan menghadapi tantangan peperangan modern, termasuk pemanfaatan teknologi drone tempur untuk mendukung perlindungan kekuatan udara.
Marsma TNI Ahmad S. S. Qodri menekankan pentingnya kemampuan adaptasi prajurit terhadap dinamika ancaman yang terus berkembang.
"Melalui latihan ini, kami memastikan prajurit mampu menghadapi tantangan peperangan modern, termasuk pemanfaatan teknologi dan kesiapan dalam melindungi aset serta kekuatan udara nasional," jelasnya.
Latihan Hardha Marutha I Tahun Anggaran 2026 melibatkan sebanyak 1.152 prajurit Korps Pasgat dan didukung berbagai alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI AU.
Alutsista yang dikerahkan antara lain pesawat angkut C-130 Hercules dan CN-295, helikopter EC-725 Caracal serta NAS-332 Super Puma, serta kendaraan taktis Korps Pasgat seperti P6 ATAV dan P2 Tiger. Keterlibatan alutsista ini bertujuan mensimulasikan kondisi operasi yang mendekati situasi nyata di lapangan.
Melalui latihan ini, TNI AU berharap prajurit Korps Pasgat semakin modern, adaptif, dan profesional dalam menjalankan tugas menjaga kedaulatan udara nasional.
Latihan Hardha Marutha I juga menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapan satuan dalam merespons berbagai potensi ancaman secara cepat, tepat, dan efektif di seluruh wilayah operasi.
Editor: Redaktur TVRINews
