
Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Lampung
Puncak arus mudik menjelang Idulfitri mulai terasa di kawasan Pelabuhan Bakauheni, Lampung.
Berdasarkan pantauan tvrinews.com sejak Rabu pagi, 18 Maret 2026, antrean kendaraan terpantau memanjang di sejumlah kantong parkir pelabuhan menunggu giliran naik kapal penyeberangan menuju Pulau Jawa.
Kepadatan didominasi kendaraan pribadi, bus antarkota, serta truk logistik yang datang secara bertahap.
Kondisi ini menunjukkan peningkatan signifikan mobilitas pemudik dibanding hari-hari sebelumnya.
PT ASDP Indonesia Ferry memprediksi puncak arus mudik terjadi pada hari ini dan besok, Kamis, 19 Maret 2026.
Sebagai langkah antisipasi, penambahan frekuensi kapal akan dilakukan jika jumlah penumpang dan kendaraan terus meningkat untuk mencegah penumpukan di area pelabuhan.
Sementara itu, berdasarkan data Posko Merak yang mencakup Pelabuhan Merak, Pelabuhan Ciwandan, dan BBJ Bojonegara, jumlah trip kapal yang beroperasi pada H-5 tercatat sebanyak 120 perjalanan.
Total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera mencapai 75.805 orang atau turun 15,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Kendaraan roda dua tercatat 5.797 unit atau naik tipis 1,6 persen, sedangkan kendaraan roda empat mencapai 9.826 unit atau turun 23,1 persen.
Jumlah truk yang menyeberang tercatat 1.439 unit atau turun 39 persen, sementara bus mencapai 640 unit atau naik 1,3 persen.
Secara keseluruhan, total kendaraan yang menyeberang pada H-5 mencapai 17.702 unit atau turun 17,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Meski data harian menunjukkan penurunan, tren kumulatif sejak H-10 hingga H-5 justru mengalami peningkatan.
Total penumpang tercatat 363.607 orang atau naik 2,8 persen, sedangkan total kendaraan mencapai 87.218 unit atau meningkat 6,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Untuk meningkatkan kenyamanan pemudik di tengah kepadatan, pemerintah juga menyiapkan berbagai fasilitas tambahan di Terminal Eksekutif Pelabuhan Bakauheni.
Fasilitas tersebut meliputi posko kesehatan dari Kementerian Kesehatan untuk pemeriksaan tekanan darah dan kondisi kesehatan dasar, zona bermain anak, ruang tunggu yang lebih nyaman, kursi pijat, serta berbagai pilihan makanan dan minimarket.
Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat membantu pemudik tetap nyaman saat menunggu jadwal keberangkatan di tengah meningkatnya arus kendaraan menuju pelabuhan
Editor: Redaksi TVRINews
