
Penulis: Endun
TVRINews, Banjarmasin
Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Kesehatan terus memperkuat deteksi dini kesehatan masyarakat lewat program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Program ini bertujuan mencegah berbagai penyakit yang berpotensi mengganggu tumbuh kembang anak serta produktivitas warga sejak dini.
Sepanjang tahun 2025, capaian pemeriksaan CKG telah mencapai 60 persen dari total sasaran. Berdasarkan skrining di sekolah-sekolah oleh tim medis puskesmas, lima penyakit mendominasi, yakni karies gigi, anemia, diabetes melitus tipe 2, pra-hipertensi, dan skabies.
Memasuki 2026, Dinas Kesehatan menargetkan siswa SMA dengan fokus pada kesehatan jiwa. Hasilnya menunjukkan dari 167 siswa yang diperiksa, sekitar 17 persen mengalami gejala berat.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Muhammad Ramadhan, menekankan pentingnya tindak lanjut bagi siswa yang terdeteksi.
"Ini artinya kita harus melakukan mitigasi preventif sejak awal, karena mereka adalah generasi masa depan kita," ujar Ramadhan saat ditemui di Banjarmasin, Rabu (25/2/2026).
Selain skrining kesehatan, program CKG juga menjadi sarana edukasi Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi siswa. Ramadhan menekankan bahwa deteksi dini sangat penting, baik bagi anak-anak maupun masyarakat dewasa, agar penanganan medis dapat segera dilakukan di puskesmas.
"CKG ini penting untuk preventif dan promotif. Jika ada penyakit seperti hipertensi atau diabetes, segera ditindaklanjuti ke puskesmas," tambahnya.
Dengan program ini, Pemerintah Kota Banjarmasin berharap angka penyakit dapat ditekan sejak dini, kualitas hidup meningkat, dan generasi muda tumbuh lebih sehat serta produktif.
Editor: Redaktur TVRINews
