
Polres Aceh Tengah dan BKO Brimob Polda Aceh Bangun 7 Jembatan Darurat di Wilayah Terisolir
Penulis: Intan Kw
TVRINews, Aceh Tengah
Polres Aceh Tengah bersama BKO Sat Brimob Polda Aceh, unsur TNI, serta masyarakat setempat membangun tujuh titik jembatan darurat di sejumlah wilayah terisolir Kabupaten Aceh Tengah.
Pembangunan jembatan darurat tersebut tersebar di beberapa kecamatan, yakni Kecamatan Linge di Desa Owaq dan Desa Umang; Kecamatan Bintang di Desa Gele Pulo; Kecamatan Celala di Desa Paya Kolak dan Desa Kuyun Uken; serta Kecamatan Rusip Antara di Desa Pilar dan Desa Mekar Maju.
Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago menyampaikan bahwa pembangunan jembatan darurat tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.

“Pembangunan jembatan darurat ini adalah wujud komitmen Polri bersama TNI dan masyarakat untuk memastikan akses warga kembali terbuka. Sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam percepatan pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana,” kata Kombes Pol Erdi A. Chaniago dalam keterangan tertulis yang diterima tvrinews.com, Sabtu, 24 Januari 2026.
Ia menambahkan, Polri akan terus hadir di tengah masyarakat tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam misi kemanusiaan, khususnya pada situasi darurat dan bencana alam.
Seluruh proses pembangunan dilaksanakan secara gotong royong oleh personel Polres Aceh Tengah, Sat Brimob Polda Aceh, TNI, bersama masyarakat.
Kehadiran jembatan darurat ini mendapat respons positif dari warga karena kembali membuka akses mobilitas, distribusi logistik, serta aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.
Editor: Redaksi TVRINews
