
Penulis: Makmur Hamdalah
TVRINews - Cirebon
Penguatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus digencarkan di Kabupaten Cirebon dengan menambah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Langkah ini dilakukan untuk memastikan distribusi makanan bergizi bagi masyarakat, khususnya anak-anak, dapat berjalan optimal.
Selain penambahan fasilitas, sistem pengawasan program juga diperkuat melalui inisiatif Jaga Dapur MBG. Program ini mengedepankan partisipasi masyarakat dalam mengawasi pelaksanaan di lapangan, sehingga kualitas dan ketepatan sasaran tetap terjaga.

Wakil Ketua SPPI, Samsul Rizal, menegaskan bahwa penguatan program dilakukan secara menyeluruh, mulai dari tata kelola, keamanan pangan, hingga efisiensi penggunaan anggaran.
Program MBG sendiri menjadi salah satu prioritas pemerintah, sehingga pengawasannya dilakukan secara berlapis. Keterlibatan masyarakat melalui aplikasi Jaga Dapur MBG diharapkan mampu meningkatkan transparansi sekaligus efektivitas pelaksanaan program.
“Sementara itu, dari sisi efisiensi anggaran, mulai bulan April ini program MBG disesuaikan dengan hari aktif sekolah selama lima hari. Kebijakan ini diklaim mampu menghemat anggaran hingga 20 triliun rupiah yang nantinya dapat dialokasikan untuk program prioritas lainnya,” ucap Samsul Rizal
Penguatan juga dilakukan pada dapur MBG atau SPPG di wilayah Jamblang. Pada tahap awal operasional, fasilitas ini ditargetkan mampu memproduksi dan mendistribusikan sekitar 1.500 porsi makanan bergizi setiap harinya.
Dengan penguatan tata kelola serta pengawasan yang melibatkan masyarakat, program MBG diharapkan semakin efektif dalam meningkatkan asupan gizi anak serta mendukung ketahanan pangan di daerah.
Editor: Redaksi TVRINews
