
Penulis: Erasmus Nagi Noi
TVRI News, NTT
Asosiasi Provinsi PSSI Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadikan berbagai kompetisi sepak bola sepanjang tahun 2026 sebagai ajang pencarian bakat pemain muda untuk memperkuat tim sepak bola NTT menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
Ketua Asprov PSSI NTT, Christ Mboeik, mengatakan kompetisi yang digelar tahun ini akan menjadi wadah talent scouting untuk menyeleksi pemain terbaik dari seluruh kabupaten dan kota di NTT.
“Kompetisi PSSI 2026 menjadi salah satu ajang pencarian bakat pemain NTT untuk persiapan menghadapi PON 2028,” ujarnya.
Menurutnya, setelah tim sepak bola PON NTT terbentuk, PSSI NTT akan menggelar pemusatan latihan (training center/TC) dengan dua pola, yakni desentralisasi di daerah serta sentralisasi di satu lokasi utama.
Program latihan tersebut rencananya akan didukung pembiayaannya oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) NTT, serta sumber pendanaan lain dari PSSI dan sponsor.
PSSI NTT memasang target tinggi bagi tim sepak bola putra pada PON 2028, yakni meraih medali emas. Target tersebut dinilai realistis karena pada PON 2024 yang digelar di Aceh dan Sumatera Utara, tim sepak bola NTT berhasil menembus delapan besar nasional.
“Karena kita akan menjadi tuan rumah PON 2028, kita harus bekerja keras agar bisa meraih medali emas,” kata Christ.
Untuk mematangkan persiapan, PSSI NTT juga berencana membentuk Satuan Tugas (Satgas) Tim Sepak Bola PON NTT yang akan mengatur seluruh aspek teknis pembinaan dan program latihan.
Dalam rapat PSSI NTT yang digelar pekan lalu, dipastikan sejumlah kompetisi sepak bola tingkat provinsi akan digelar sepanjang tahun 2026.
Beberapa turnamen yang telah dijadwalkan antara lain:
- Piala Gubernur Liga 4 ETMC di Flores Timur
- Piala Gubernur Soeratin U-17 di Nagekeo
- Soeratin U-13 dan U-15 di Kota Kupang
- Piala Pertiwi (sepak bola putri) di Sikka
- Beach Soccer di Manggarai Barat
Penentuan tuan rumah tersebut sebelumnya telah disahkan melalui Kongres Biasa PSSI NTT yang digelar di Labuan Bajo.
PSSI NTT juga telah menunjuk penanggung jawab teknis untuk setiap kompetisi agar koordinasi dengan daerah tuan rumah dapat berjalan lebih efektif.
Apabila terdapat daerah yang tidak mampu melaksanakan kompetisi, PSSI kabupaten maupun pemerintah daerah diminta segera mengajukan surat kepada PSSI NTT agar dapat ditunjuk tuan rumah pengganti.
PSSI NTT menargetkan pada akhir Maret 2026 seluruh tuan rumah sudah memberikan kepastian kesiapan pelaksanaan. Untuk kompetisi kelompok umur Soeratin, seluruh pertandingan harus selesai sebelum Agustus 2026, karena pada September 2026 tim juara akan mewakili NTT di tingkat nasional.
Sementara itu, Piala Gubernur Liga 4 ETMC direncanakan digelar pada Oktober hingga November 2026.
Editor: Redaktur TVRINews
