
Penulis: Aan Muzhar
TVRINews, Palembang
Uji coba Car Free Day (CFD) dan Car Free Night (CFN) di Kota Palembang, Sumatera Selatan, berlangsung sukses dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Kegiatan yang digelar pada 11–12 April 2026 ini berjalan aman dan lancar, sekaligus menjadi ruang publik baru yang sehat dan nyaman bagi warga serta mendorong pergerakan ekonomi pelaku UMKM.
Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, mengatakan pelaksanaan uji coba kedua program tersebut menunjukkan respon positif dari masyarakat.
“Uji coba CFD dan CFN yang digelar berlangsung aman, lancar, dan warga terlihat sangat antusias,” kata Ratu Dewa, Minggu, 12 April 2026.

CFN dilaksanakan pada Sabtu malam, 11 April 2026, di sepanjang Jalan Kolonel Atmo, mulai pukul 17.30 hingga 23.00 WIB. Kawasan ini disulap menjadi ruang kreatif dan destinasi wisata malam, yang dimanfaatkan warga untuk bersantai, menikmati hiburan, hingga beraktivitas ekonomi.
Sementara itu, CFD digelar pada Minggu pagi, 12 April 2026, mulai pukul 05.30 hingga 09.00 WIB. Rutenya meliputi Jalan Jenderal Sudirman hingga Jembatan Ampera dan kawasan Flyover Jakabaring. Kegiatan ini menjadi ruang publik terbuka di jantung Kota Palembang yang mendorong gaya hidup sehat, seperti olahraga dan interaksi sosial warga.
Selain menjadi ruang rekreasi, kegiatan ini juga memberikan dampak positif bagi pelaku usaha kecil. Sejumlah pedagang UMKM terlihat ramai melayani pengunjung yang datang.
Ratu Dewa menambahkan, Pemerintah Kota Palembang akan terus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan CFD dan CFN.
"Akan kita evaluasi terus, lakukan perbaikan dan peningkatan agar kegiatan ini semakin optimal dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat," ujarnya.
Pemerintah Kota Palembang menilai uji coba ini menjadi langkah awal dalam menghadirkan ruang kota yang lebih ramah bagi masyarakat. Ke depan, program CFD dan CFN diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai agenda rutin yang tidak hanya meningkatkan kualitas hidup warga, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan sektor pariwisata.
Mamat (33) warga Kertapati, mengaku senang dengan adanya kegiatan tersebut.
“Bagus sekali, selain bisa olahraga dan jalan santai, kita juga bisa jajan. UMKM jadi ramai, ini sangat membantu pedagang kecil seperti kami,” pungkasnya.
Editor: Redaksi TVRINews
