
Korban Terseret Arus di Pantai Berawa Ditemukan Meninggal
Penulis: Indra Wijaya
TVRINews, Badung
Setelah tiga hari dilakukan pencarian, tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban tenggelam di Pantai Berawa, Badung, Bali, pada Rabu, 20 Agustus 2025 pagi. Jenazah korban ditemukan terapung sekitar 1 nautical mile di sebelah barat dari lokasi awal kejadian.
Korban diketahui bernama Sebastian Jeri Ate (23 tahun), asal Kalimbu Ngape, Sumba Barat Daya, NTT. Ia sebelumnya dilaporkan hilang pada Senin, 10 Agustus 2025 setelah terseret arus saat berkunjung ke Pantai Berawa.
Sejak laporan diterima, tim SAR melakukan pencarian intensif dengan mengerahkan jetski, rubber boat, dan melakukan penyisiran darat di sepanjang bibir pantai.
Pada hari ketiga operasi, pencarian membuahkan hasil ketika jenazah korban berhasil ditemukan dan dievakuasi oleh tim rubber boat Balawista Badung.
Jenazah kemudian dibawa ke daratan dan selanjutnya dievakuasi menuju RSUP Prof. Ngoerah menggunakan ambulans Balawista Badung.
Koordinator lapangan operasi SAR, Komang Sudiarsa, mengungkapkan cuaca buruk dan angin kencang menjadi kendala utama tim dalam proses pencarian.
“Kita sudah melakukan pencarian dengan menggunakan dua jetski. Kendala yang kita hadapi memang hanya di cuaca. Angin ini cukup kencang,” jelasnya.
Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, mulai dari Basarnas Bali, Balawista Badung, kepolisian, hingga masyarakat setempat.
Atas insiden ini, tim SAR kembali mengingatkan wisatawan agar selalu memperhatikan tanda peringatan, bendera keselamatan, dan instruksi petugas pantai sebelum berenang. Hal ini penting mengingat arus dan gelombang tinggi di perairan Bali dapat muncul sewaktu-waktu.
Editor: Redaktur TVRINews
