
Penulis: Setya Budi
TVRINews, Yogyakarta
Ribuan umat Hindu dari Kabupaten Gunungkidul serta sejumlah daerah lain seperti Yogyakarta dan Klaten, Jawa Tengah, mengikuti upacara Melasti di Pura Segara Wukir, Pantai Ngobaran, Saptosari, Selasa (3/3/2026). Upacara ini merupakan rangkaian perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948.
Prosesi diawali dengan iring-iringan umat yang membawa jempana berisi pekuluh, pratima, dan pralingga dari 13 pura di Gunungkidul menuju kompleks pura untuk disucikan. Suasana khidmat menyelimuti jalannya ritual yang menjadi tradisi tahunan umat Hindu tersebut.
Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Gunungkidul, Purwanto, menjelaskan bahwa Melasti digelar setiap Purnama Kesembilan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari rangkaian Nyepi. Ia menyebut, Melasti memiliki makna melepas mala atau segala bentuk kekotoran, baik dalam diri umat maupun di alam semesta.
“Dengan upacara Melasti ini umat Hindu dipersiapkan jauh dari segala kekotoran untuk memasuki Tahun Baru Saka 1948. Ini adalah salah satu rangkaian, dan nanti puncaknya kita akan melaksanakan Catur Brata Penyepian, yakni amati geni, amati karya, amati lelungan, dan amati lelanguan saat tapa brata yoga samadhi pada 19 Maret mendatang,” ujarnya, Rabu, 4 Maret 2026.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa Pantai Ngobaran merupakan simbol toleransi di wilayahnya. Selain menjadi tempat ibadah, kawasan ini juga menjadi destinasi wisata dan ruang harmoni bagi masyarakat untuk hidup berdampingan dalam keberagaman.
“Ini merupakan wujud nyata dari keberagaman dan praktik langsung kerukunan umat beragama,” kata Endah dikutip Rabu 4 Maret 2026.

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul juga berencana memasukkan upacara Melasti sebagai salah satu agenda dalam kalender event pariwisata daerah.
Setelah prosesi penyucian dan labuhan suci Melasti, umat Hindu dijadwalkan mengikuti rangkaian berikutnya, yakni Tawur Agung Kesanga yang akan dipusatkan di Candi Prambanan dua minggu mendatang.
Editor: Redaktur TVRINews
