
Penulis: Masrul Fajrin
TVRINews, Surabaya
PT KAI Daop 8 Surabaya akan mengoperasikan 10 kereta api tambahan pada masa angkutan Lebaran 2026. Penambahan perjalanan ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang diprediksi meningkat pada periode mudik dan balik Lebaran, mulai 11 Maret hingga 1 April 2026.
Sepuluh kereta tambahan tersebut meliputi empat rangkaian relasi Surabaya–Jakarta, antara lain KA Sembrani Tambahan, Kertajaya Tambahan, dan Argo Anjasmoro. Selain itu, terdapat KA Sancaka relasi Surabaya–Yogyakarta, KA Mutiara Timur relasi Surabaya–Banyuwangi, KA Gajayana relasi Malang–Jakarta, serta dua perjalanan KA Arjuno Ekspres relasi Surabaya–Malang dan sebaliknya.
Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan bahwa tiket kereta tambahan tersebut telah mulai dijual sejak 11 Februari 2026 melalui aplikasi Access by KAI maupun agen penjualan resmi lainnya.

“Dari 10 kereta tambahan ini disediakan lebih dari 90 ribu tiket. Penjualan terus bergerak naik karena masyarakat mulai memastikan rencana perjalanan mudik. Kami mengimbau pelanggan untuk segera memesan agar mendapatkan jadwal yang diinginkan,” ujar Mahendro dalam keterangannya, Minggu (1/3/2026).
Selain 10 kereta tambahan, Daop 8 Surabaya juga tetap mengoperasikan 49 kereta api jarak jauh reguler. Dengan demikian, total 59 perjalanan kereta disiapkan selama masa angkutan Lebaran untuk mengakomodasi kebutuhan mobilitas masyarakat.
Data sementara mencatat puncak penjualan tiket terjadi pada 18 Maret 2026 (H-3), dengan total 20.780 tiket terjual. Antusiasme ini menunjukkan tingginya minat masyarakat yang memilih berangkat menjelang Hari Raya. Meski begitu, Mahendro memastikan tiket untuk tanggal dan relasi lainnya masih tersedia.
Dari total kuota 188.288 tiket diskon yang disiapkan, sebanyak 67.231 tiket telah terjual, sementara 121.057 tiket masih tersedia. Mahendro mengajak masyarakat memanfaatkan program tarif khusus tersebut melalui kanal resmi PT Kereta Api Indonesia sebelum kuota habis.
Editor: Redaksi TVRINews
