
Foto: Ilustrasi Polip Hidung
Penulis: Nirmala Hanifah
TVRINews, Jakarta
Polip hidung merupakan pertumbuhan jaringan lunak yang tidak bersifat kanker dan terbentuk pada lapisan mukosa hidung atau sinus.
Dimana, bentuk dari polip hidung menyerupai tetesan air atau anggur yang menggantung, dan bisa terjadi di salah satu atau kedua lubang hidung. Polip biasanya muncul akibat peradangan kronis yang berlangsung lama.
Lalu, apa penyebab polip hidung?
Polip hidung umumnya dikaitkan dengan kondisi yang menyebabkan peradangan jangka panjang di saluran pernapasan atas, seperti:
- Rinitis alergi
- Asma
- Infeksi sinus kronis
- Sensitivitas terhadap aspirin
- Cystic fibrosis (terutama pada anak-anak)
Selain itu, karena polip berukuran kecil mungkin tidak menimbulkan gejala. Namun, jika membesar atau jumlahnya banyak, gejala yang bisa muncul seperti:
- Hidung tersumbat
- Hidung meler berkepanjangan
- Penurunan atau hilangnya indera penciuman
- Rasa tekanan di wajah atau dahi
- Sakit kepala atau nyeri wajah
- Mendengkur
- Infeksi sinus yang berulang
Kendati demikian, polip tidak bisa diagnosis oleh diri sendiri, melainkan harus di diagnosis oleh dokter usai melakukan pemeriksaan fisik dan riwayat medis, nasal endoskopi (menggunakan kamera kecil di dalam hidung), dan CT scan sinus untuk melihat ukuran dan lokasi polip.
Lalu, apa saja pengobatan bagi penderita penyakit polip hidung?
Penanganan tergantung pada ukuran dan gejala yang ditimbulkan. Beberapa metode pengobatan meliputi:
1. Obat-obatan
- Semprotan hidung kortikosteroid seperti mometason atau flutikason
- Kortikosteroid oral atau suntikan bila polip besar
- Antihistamin atau dekongestan jika disebabkan oleh alergi
2. Operasi
Jika obat tidak efektif, tindakan seperti polipektomi atau bedah endoskopi sinus bisa dilakukan untuk mengangkat polip dan memperbaiki saluran sinus.
Walaupun begitu, polip hidung dapat dicegah dan dirawat dengan cara mengontrol alergi dan asma, menghindari paparan iritan seperti asap, debu, dan polusi.
Menggunakan semprotan saline untuk melembapkan rongga hidung, dan melakukan pemeriksaan rutin ke dokter THT
Polip hidung bukanlah kondisi berbahaya, tetapi bisa menurunkan kualitas hidup jika tidak ditangani. Dengan diagnosis dini dan pengobatan yang tepat, gejala bisa dikendalikan dan kekambuhan dapat dicegah.
Baca Juga: Tanah Longsor Terjang 5 Desa di Bandung Barat, Sejumlah Rumah Rusak
Editor: Redaktur TVRINews
