
Penulis: Ama Boro Huko
TVRINews – Flores Timur
Antonius Doni Dihen melantik 442 pejabat guna mempercepat reformasi birokrasi dan meningkatkan pelayanan publik di Flores Timur.
Pemerintah Kabupaten Flores Timur melakukan perombakan besar-besaran pada struktur birokrasi di awal tahun 2026.
Bupati Flores Timur, Antonius Doni Dihen, secara resmi melantik ratusan pejabat administrator, pengawas, hingga tenaga fungsional dalam sebuah seremoni khidmat yang berlangsung di Aula Sekretariat Daerah (Setda), Senin 12 januari 2026.
Langkah ini menandai upaya strategis pemerintah daerah dalam mengoptimalkan performa kinerja yang sempat dinilai melambat akibat kekosongan kursi jabatan.
Tercatat sebanyak 442 posisi diisi dalam pelantikan ini, termasuk pejabat Eselon III dan IV, serta tenaga teknis di RS Pratama Solor.
Dalam pidatonya, Bupati Antonius mengklarifikasi persepsi publik mengenai jeda waktu yang cukup lama dalam pengisian jabatan ini. Ia mengungkapkan bahwa proses seleksi sebenarnya telah dimulai sejak pertengahan tahun lalu.
"Tim Penilai Kinerja telah mengajukan usulan sejak Agustus 2025. Namun, karena adanya dinamika serta perlunya pertimbangan objektif, pelaksanaan baru dapat terwujud pada awal 2026 ini," ujar Antonius Doni Dihen dalam sambutannya di hadapan para pejabat baru.

Ia menekankan bahwa penundaan tersebut semata-mata dilakukan untuk memastikan bahwa setiap individu yang terpilih benar-benar sesuai dengan kebutuhan organisasi ( right man on the right place).
Ekspektasi Publik dan Profesionalisme
Bupati juga menginstruksikan para pejabat yang baru dilantik untuk segera beradaptasi dan menunjukkan integritas dalam bekerja. Menurutnya, publik menaruh harapan besar terhadap perubahan kualitas pelayanan setelah pelantikan massal ini.
"Tunjukkan kinerja dan perilaku kerja yang optimal agar dapat menjawab ekspektasi pemerintah daerah dan masyarakat Flores Timur," tegasnya.
Bagi mereka yang belum terpilih dalam gelombang ini, Bupati memberikan pesan agar tetap menjaga profesionalisme dan tidak berkecil hati, mengingat masih akan ada agenda pengisian jabatan lanjutan.
Agenda Strategis Mendatang
Pemerintah Kabupaten Flores Timur dipastikan akan melanjutkan agenda mutasi melalui mekanisme Job Fit (uji kompetensi) dan seleksi terbuka untuk jabatan pimpinan tinggi pratama dalam waktu dekat.
Secara spesifik, Antonius mengimbau para pejabat administrator dan fungsional madya untuk mempersiapkan diri menghadapi seleksi terbuka tersebut.
Sementara bagi tenaga pelaksana dengan kualifikasi pendidikan minimal D-III, proses untuk menduduki jabatan eselon IV dilaporkan sedang dalam tahap finalisasi data.
Langkah estafet ini diharapkan mampu menciptakan iklim birokrasi yang lebih kompetitif dan responsif terhadap tantangan pembangunan di wilayah Flores Timur.
Editor: Redaktur TVRINews
