Penulis: Nanda Yustizar Ramdani
TVRINews, Lampung
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyambangi kebun kopi arabika yang ditanam dengan metode tanam pagar di Kelurahan Sekincau, Kecamatan Sekincau, Lampung Barat. Pada Kunjungan tersebut, dalam rangka melakukan panen kopi arabika sekaligus temu lapang petani. Tak hanya itu, Arinal Djunaidi beserta jajarannya berkeliling kebun sembari memanen kopi.
Di lahan perkebunan seluas seperempat hektar milik Ahmad Supriyono ini pula, Arinal menampung beberapa keluhan petani kopi setempat.
Supriyono menjelaskan, dirinya menerapkan metode tanam pagar yang terinspirasi dari Negara Brazil.
“Jarak tanam antar batang kopi, saya patok satu kali dua meter,” kata dia.
Lewat metode ini, Supriyono berhasil meraup panel berkisar tiga hingga empat ton per tahun. Pelopor metode tanam pagar di Kabupaten Lampung Barat ini menyampaikan, pada awalny, dirinya sempat disepelekan sejumlah petani kopi setempat saat menerapkan metode ini.
“Seiring berjalannya waktu, metode tersebut kian membuahkan hasil, yang membuat bungkam pesimistis para petani,” ucapnya.
Selain itu, ia berharap agar teknik ini bisa diterapkan oleh pemerintah daerah.
“Harapannya mudah-mudah Teknik bisa diterapkan oleh pemerintah daerah, agar bisa membuat deplod dikecamatan supaya lebih mudah di adopsi oleh teman-teman petani sekitar karna sangat menyedihkan bagaimanapun petani juga bukan kualitasnya tidak penting yang pertama produktivitas dulu dan diikuti baik,” harapnya.
Editor: Redaktur TVRINews
