
Penulis: Adim Muchtadim
TVRINews, Banten
Kantor Layanan Cuaca Maritim Pada Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Kelas I Merak, mengeluarkan peringatan dini adanya potensi terjadinya gelombang tinggi di Perairan Selat Sunda.
Peringatan dini dikeluarkan pada tanggal 2 April hingga 5 April mendatang, yang berpotensi terjadi terutama di sejumlah wilayah Perairan Banten seperti Perairan Merak, Perairan Selatan Pandeglang, Perairan Barat Pandeglang Hingga Perairan Selatan Lebak.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Merak, Muhammad Fahri Andrean menjelaskan, meskipun peringatan dini telah dikeluarkan, namun tidak mengganggu arus penyeberangan di lintasan Merak-Bakauheni.

Akan tetapi, pihaknya telah mengimbau agar operator pelayaran tetap berhati-hati saat terjadinya gelombang tinggi yang sewaktu-waktu terjadi, saat membawa penumpang berlayar.
"Untuk Potensi tinggi gelombang diperairan banten periode 2 hingga 5 April terdapat potensi gelombang sedang hingga 2 Meter dibeberapa wilayah Banten terutama perairan Selatan Pandeglang , perairan Barat Pandeglang, perairan selatan Lebak," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Merak, M. Fahri Andrean, Kamis, 2 April 2026.
Sementara itu peringatan dini terjadinya gelombang tinggi yang dikeluarkan oleh BMKG melalui Stasiun Meteorologi Maritim Kelas I Merak, menyusul adanya peralihan musim, dan musim pancaroba akibat munculnya Awan Sibi (Cumulonimbus) yang menyebabkan terjadinya angin kencang dan gelombang tinggi di Perairan Banten.
Editor: Redaktur TVRINews
