
Dukung Asta Cita, FKUB Pacu Pendidikan dan Inovasi Tenaga Kesehatan
Penulis: Arief Masbuchin
TVRINews, Malang
Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FKUB), yang telah berdiri selama 52 tahun, terus memperkuat peran alumni serta mendorong inovasi di bidang kesehatan nasional. Upaya tersebut sejalan dengan program Asta Cita Pemerintahan Presiden Prabowo, khususnya dalam pembangunan sumber daya manusia dan peningkatan kesehatan masyarakat.
Peringatan 52 tahun FKUB yang digelar di Samantha Krida, Universitas Brawijaya Malang, menjadi momentum untuk menegaskan komitmen fakultas dalam menghadirkan tenaga kesehatan inovatif dan berdaya saing. FKUB juga menekankan pentingnya kontribusi alumni yang kini berkarier di berbagai sektor, tidak hanya di profesi dokter.
Komitmen tersebut tampak dalam talkshow bersama dua alumni FKUB yang kini berkiprah di posisi strategis, yaitu Wali Kota Jambi dr. Maulana dan anggota Komisi IX DPR RI dr. Gamal Albinsaid.
Mengusung tema “Dari FKUB untuk Indonesia: Mendidik Tenaga Kesehatan Inovatif Menuju Indonesia Sehat,” kegiatan ini menjadi refleksi perjalanan fakultas sekaligus penguatan kontribusi nyata FKUB dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pembangunan kampus yang berdampak luas.
Salah satu sorotan utama adalah testimoni dr. Gamal Albinsaid, yang menyebut FKUB sebagai “rahim” yang sejak awal mengasah dan mendukung potensi mahasiswa.

“FKUB punya komitmen besar. Saat saya mencari peluang internasional, fakultas memfasilitasi hingga saya bisa memenangkan konferensi di Slovakia dan mempresentasikan paper di Jepang,” ujar Gamal.
Ia menambahkan, program pemerintah seperti PKM yang dijalankan FKUB menjadi fondasi awal berbagai pencapaian internasional yang berhasil diraihnya. Kini, ia mengembalikan kontribusi itu melalui kebijakan publik di tingkat nasional.
Selama lebih dari lima dekade, FKUB konsisten mencetak tenaga kesehatan unggul dan mendorong transformasi pendidikan kedokteran yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, digitalisasi, serta tantangan kesehatan masyarakat yang semakin kompleks.
Editor: Redaksi TVRINews
