Penulis: Diah Anggaraini
TVRINews, Empat Lawang
Arus lalu lintas di jalan penghubung Kabupaten Empat Lawang menuju Kabupaten Lahat dan Provinsi Bengkulu kembali normal. Jalur ini sebelumnya terputus akibat longsor yang merusak jembatan utama pada 21 Oktober 2025 lalu.
Pemerintah Kabupaten Empat Lawang bersama pihak terkait telah menyelesaikan pembangunan jembatan sementara sepanjang 30 meter dengan lebar 4,3 meter dan kemampuan menahan beban hingga 20 ton.
Dengan berfungsinya jembatan darurat ini, kendaraan roda empat kini sudah dapat melintas secara bergantian.
Bupati Empat Lawang, Joncik Muhammad, menyampaikan bahwa pembangunan akses darurat dipercepat untuk mengatasi terputusnya jalur utama dan memastikan mobilitas masyarakat tetap berjalan.
“Infrastruktur menjadi salah satu fokus utama yang ingin dituntaskan pada periode kedua pemerintahan JMA ini,” ujar Bupati Joncik kutip Sabtu, 15 November 2025
Sementara itu, jembatan permanen yang direncanakan memiliki panjang 30 meter dan lebar 7 meter akan mulai dibangun melalui anggaran APBD Provinsi Sumatera Selatan tahun 2026.
Proyek tersebut diperkirakan menelan biaya Rp10 hingga Rp15 miliar dan ditargetkan dapat mendukung aktivitas masyarakat untuk jangka panjang.
Editor: Redaktur TVRINews
