
Penulis: Alfin
TVRINews, Hulu Sungai Utara
Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri, Yusharto, mendorong penguatan inovasi di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, agar memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Penegasan ini disampaikan saat menjadi narasumber dalam Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Inovasi Daerah di Gedung Abdul Wahid, Amuntai, Rabu, 15 April 2026.
Dalam kegiatan yang digelar Bapperida HSU tersebut, Yusharto menekankan pentingnya orientasi inovasi pada kebutuhan masyarakat serta kemampuan menjawab persoalan publik secara konkret. “Inovasi semestinya bukan sekadar program administratif, tetapi manfaatnya menyentuh kebutuhan riil masyarakat," ungkapnya.
Ia menjelaskan, inovasi daerah menjadi instrumen penting dalam meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah sesuai regulasi. Setiap inovasi perlu memenuhi prinsip kemanfaatan, efektivitas, dapat direplikasi, serta berkelanjutan.
Yusharto juga menyoroti pentingnya pendekatan berbasis bukti dalam merumuskan inovasi daerah. Dukungan data dan analisis dinilai mampu menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran, akuntabel, serta meminimalkan risiko kegagalan.
“Ini sangat penting, yang harus menjadi perhatian kita bersama, setiap inovasi harus didukung oleh data dan analisis yang jelas, agar kehadirannya tidak hanya menjadi terobosan sesaat, tetapi dapat berkembang menjadi kebijakan yang berkelanjutan,” tambahnya.
Selain itu, ia mendorong Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara memperkuat ekosistem inovasi melalui kolaborasi lintas sektor, melibatkan akademisi, dunia usaha, dan masyarakat. Sinergi dinilai penting untuk menciptakan inovasi yang adaptif serta responsif terhadap dinamika kebutuhan daerah.
Monitoring dan evaluasi berkala juga dinilai krusial untuk memastikan inovasi tetap relevan dan memberi dampak optimal. "Kerja-kerja membangun inovasi ini tidak bisa dilakukan sendiri, harus melibatkan banyak pihak," pungkasnya.
Sebagai informasi, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara mencatat capaian positif dalam pengembangan inovasi daerah. Berdasarkan Indeks Inovasi Daerah (IID), HSU mempertahankan predikat “Sangat Inovatif” selama tiga tahun berturut-turut pada 2023, 2024, dan 2025. Meski demikian, penguatan kualitas, keberlanjutan, serta perluasan inovasi di berbagai urusan pemerintahan masih perlu ditingkatkan.
Editor: Redaksi TVRINews
