Penulis: Reza Mahendra
TVRINews, Sumsel
Penari maestro Sumatera Selatan, Hj. Anna Kumari, menghembuskan napas terakhir di usia 79 tahun pada Jumat, 13 September 2024, pukul 22:24 WIB, di Rumah Sakit Mohammad Hoesin Palembang. Almarhumah meninggal dunia setelah lama mengidap penyakit komplikasi.
Duka mendalam dirasakan oleh keluarga, kerabat, dan masyarakat Sumatera Selatan. Rumah duka yang berlokasi di Jalan K.H. Azhari, Kelurahan 14 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu 2, Palembang, ramai didatangi pelayat yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir dan ucapan belasungkawa kepada keluarga almarhumah.
Mirza Indah Dewi, putri kedua Hj. Anna Kumari, menyampaikan, "Kami sekeluarga dengan penuh keikhlasan memohon maaf yang sebesar-besarnya jika selama masa hidup almarhumah ada kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak disengaja. Semoga segala amal ibadahnya diterima di sisi-Nya."
Semasa hidupnya, Hj. Anna Kumari dikenal sebagai maestro tari dan puisi budaya Palembang. Beliau telah menerima berbagai penghargaan, termasuk penghargaan Maestro Seni Tradisional pada tahun 2007-2014, Penghargaan Kebudayaan tahun 2015, dan Insan Pancasila 2024. Hj. Anna Kumari juga mendapatkan penghargaan dari PJ Gubernur Sumatera Selatan, Dr. A. Fatoni, M.Si, dalam kategori Suara dan Aksi Perempuan Pelopor Bidang Sosial Budaya.
Kerabat dari Akademi Musik Tradisional Sumatera Selatan mengenang Hj. Anna Kumari sebagai sosok yang penuh prestasi dan karya, serta dijuluki sebagai Maestro Penari Sumatera Selatan. "Semasa hidup, beliau selalu berpesan kepada kami untuk menjaga budaya Sumatera Selatan agar tidak dirusak oleh pihak-pihak yang tidak memahami struktur budaya tersebut," ungkap salah satu kerabat almarhumah.
Jenazah Hj. Anna Kumari rencananya akan dimakamkan di TPU Nagaswidak pada Sabtu sore. Selamat jalan Hj. Anna Kumari, karya dan pengabdianmu untuk tari dan musik Sumatera Selatan akan selalu dikenang.
Editor: Redaktur TVRINews
