
Sekolah Rakyat di Kalimantan Selatan Siap Beroprasi
Penulis: Sania
TVRINews, Banjarbaru
Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) siap meresmikan sekolah rakyat yang akan beroperasi pada awal tahun ajaran 2025/2026 pada bulan Juli mendatang di wilayah Kalimantan Selatan.
Langkah ini merupakan implementasi dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mengentaskan kemiskinan di Indonesia.
Dari 53 lokasi di Indonesia, Sentra Budi Luhur di Banjarbaru, sebuah Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemensos RI terpilih menjadi salah satu lokasi pelaksanaan program ini.
Kepala Sentra Budi Luhur, Bambang Tri Hartono mengungkapkan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan fokus pada anak-anak dari keluarga kurang mampu yang akan mendapatkan fasilitas pendidikan secara gratis.
Berdasarkan pantauan, fasilitas yang tersedia di Sentra Budi Luhur Banjarbaru untuk sekolah rakyat meliputi beberapa asrama, ruang belajar, ruang guru, laboratorium, perpustakaan dan fasilitas lainnya yang saat ini masih dalam tahap renovasi.
”Jadi gedung-gedungnya yang sudah ada direvitalisasi untuk digunakan sekolah rakyat, jadi tidak membangun yang baru. Kalau di Sentra Budi Luhur ini bisa menampung sampai 100 siswa hanya SMP saja. Jadi sistemnya boarding school, sistem pengasramaan jadi mereka tinggal di sini, ada dapur khusus buat mereka makan bersama, ada aula juga bisa dipakai oleh anak-anak dan gurunya. Yang mendaftar kemarin ada 239, dengan muat 100 harus ada seleksi,” Ujar Bambang.
Sekolah rakyat di Sentra Budi Luhur ini akan diperuntukkan bagi siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) kelas satu dengan kapasitas empat kelas yang dapat menampung hingga 100 siswa.
Kurikulum yang akan digunakan akan disesuaikan dengan kurikulum SMP pada umumnya. Sehingga dipastikan anak-anak akan mendapatkan pendidikan yang setara dengan sekolah lain.
Hingga saat ini selain Sentra Budi Luhur, Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarmasin di Banjarbaru juga ditunjuk sebagai lokasi sekolah rakyat di Kalimantan Selatan.
Editor: Redaktur TVRINews
