Penulis: Masrul Fajrin
TVRINews, Surabaya
RSUD dr. Soetomo Surabaya memastikan kesiapan pelayanan kesehatan selama periode libur Lebaran 1447 Hijriah/2026 M. Rumah Sakit rujukan terbesar di Jawa Timur ini menyiapkan sekitar tujuh ribu tenaga kesehatan (nakes) serta berbagai fasilitas penunjang utuk mengatisipasi lonjakan pasien.
Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soetomo, dr. Cita Rosita Sigit Prakoeswa mengatakan ribuan petugas kesehatan ini disiagakan selama masa libu Lebaran. Pelayanan tetap akan berjalan seperti biasa .
"Kami sudah siapkan SDM yang bertugas selama libur Idul Fitri , sebanyak tujuh ribu tenaga kesehatan siap mulai dari dokter subspesialis, dokter spesialis, perawat hingga petugas lainnya," ungkap dr. Cita.
Ia menambahkan, tenga medis tersebut akan bertugas dengan sistem jaga langsung di Rumah Sakit (onsite) maupun system panggilan (on call) guna memastikan pelayanan tetap berjalan optimal.
Selain itu pihak RS dr. Soetomo juga menyiapkan sarana serta prasarana penunjang mulai dari ketersediaan obat-obatan, darah, alat kesehatan hingga system pelayann rujukan terpadu.
"Sarana dan prasarana seperti obat-obatan, darah , alat kesehatan serta system rujukan terpadu juga sudah kami persiapkan agar warga masyarakat tercukupi pelayanannya," tambahnya.
Seperti pengalaman tahun-tahun sebelumnya, beberapa penyakit yang paling banyak ditemukan antara lain kelainan darah, gangguan metabolik seperti diabetes dan hipertensi, kelainan elektrolit, serta gangguan saluran pencernaan seperti diare dan muntah.
“Pada libur Lebaran tahun lalu, penyakit yang paling banyak kami tangani justru bukan kecelakaan, tetapi lebih banyak penyakit metabolik seperti diabetes, hipertensi, serta gangguan gastrointestinal seperti diare dan muntah,” katanya.
Menurutnya, sebagian penyakit tersebut sebenarnya merupakan penyakit bawaan atau kronis yang dipicu oleh perubahan pola makan selama Lebaran. Selain itu dihimbau kepada warga masyarakat untuk selalu waspada mengingat kondisi cuaa saat ini serta beragai penyakit yang sering muncul.
“Masyarakat agar menjaga kesehatan selama masa libur lebaran dengan mengatur pola makan dan menjaga kebersihan makanan yang dikonsumsi serta mengatur gaya hidup, “ ujar dr. Cita
Sementara itu untuk Instalasi Gawat Darurat (IGD) tetap buka selama 24 jam untuk melayani masyarakat yang membutuhkan penanganan medis darurat.
Editor: Redaktur TVRINews
