
Penulis: Lidya Thalia.S
TVRINews, Nagreg
Arus lalu lintas di jalur selatan Jawa Barat, khususnya di kawasan Nagreg, mulai mengalami peningkatan signifikan pada masa arus mudik Lebaran 1447 Hijriah atau tahun 2026.
Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, jajaran kepolisian memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) di sejumlah titik.
Kapolsek Kadungora, Alit Kadarusman, menjelaskan bahwa penerapan one way dilakukan dari pertigaan Cagak Nagreg menuju arah Garut.

“Penerapan one way ini dilakukan dari pertigaan Cagak Nagreg ke arah Garut. Hal ini karena arus kendaraan dari arah Bandung menuju wilayah timur sudah mulai mengalami peningkatan,” ujar Alit dalam keterangan yang diterima tvrinews di Jl. Soekarno Hatta Pos Pam Kadungora Polres Garut, Kamis, 19 Maret 2026.
Menurutnya, kebijakan tersebut diambil untuk mengurai potensi kemacetan akibat tingginya volume kendaraan yang melintas di jalur tersebut.
Ia mengungkapkan, lonjakan arus mudik sudah mulai terlihat sejak malam hari dan terus meningkat hingga saat ini.

“Sejak tadi malam sudah terjadi peningkatan arus lalu lintas, khususnya masyarakat yang akan mudik ke kampung halaman,”ungkapnya.
Dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, jumlah kendaraan yang melintas pada arus mudik tahun ini juga mengalami peningkatan.
“Jika dibandingkan tahun 2025, tahun ini ada peningkatan. Hal ini dipengaruhi oleh masa libur Lebaran yang lebih panjang, termasuk libur bagi ASN dan pelajar,” tambahnya.

Pihak kepolisian pun mengimbau para pemudik, baik pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat, untuk tetap berhati-hati selama perjalanan.
“Masyarakat diimbau tidak ugal-ugalan di jalan, mematuhi aturan lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan,” tuturnya.
Dengan meningkatnya arus kendaraan di jalur Nagreg, pemudik diharapkan dapat mengutamakan keselamatan agar perjalanan menuju kampung halaman tetap aman dan lancar.
Editor: Redaksi TVRINews
