
UMKM Kalsel Siap Bermitra dengan Dapur MBG
Penulis: Riwandi
TVRINews, Banjarmasin
Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kalimantan Selatan dinilai siap terlibat dalam program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG). Program tersebut diharapkan mampu menghidupkan dan memperkuat UMKM lokal, seiring kebutuhan dapur MBG yang tersebar di berbagai daerah.
Ketua UMKM Provinsi Kalimantan Selatan, Sutjipto, mengatakan keterbukaan informasi mengenai kebutuhan dapur MBG menjadi kunci agar UMKM dapat berpartisipasi secara optimal. Hal itu disampaikannya pada Jumat, 23 Januari 2026.
Menurut Sutjipto, penyampaian informasi yang jelas dan mudah diakses akan mendorong geliat ekonomi UMKM Kalimantan Selatan sepanjang 2026. Pelaku UMKM dapat menyesuaikan produk dan kapasitas produksi sesuai kebutuhan dapur MBG.
“Di Kalimantan Selatan ada sekitar 200 lebih SPPG BGN. Jika kebutuhan ini disampaikan melalui media sosial, UMKM pasti akan tergerak. Jangan sampai produk lokal sebenarnya tersedia, tetapi karena kurangnya informasi justru didatangkan dari luar daerah. Padahal tujuan utama program ini adalah menghidupkan UMKM dan perekonomian Kalimantan Selatan,” ujar Sutjipto.
Ia menilai literasi, edukasi, dan pelatihan menjadi faktor penting untuk mendukung keterlibatan UMKM, termasuk peningkatan kualitas produk dan pemenuhan perizinan usaha. Proses kurasi juga diperlukan agar produk UMKM sesuai standar yang ditetapkan.
“Jika pemetaan dilakukan dengan baik, saya yakin kualitas sumber daya manusia dan produk UMKM akan meningkat dan dapat diterima secara luas,” tambahnya.
Sutjipto berharap UMKM dapat dilibatkan lebih luas dalam kegiatan dapur Makan Bergizi Gratis. Program berskala nasional tersebut dinilai mampu menyerap banyak tenaga kerja. Dengan ragam jenis usaha yang dimiliki, UMKM Kalimantan Selatan dinilai siap menjadi mitra dapur MBG sesuai kapasitas produksi masing-masing.
Editor: Redaksi TVRINews
