
Penulis: Ady Mata Ratu
TVRINews, Kota Kupang
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sikka resmi menyerahkan proposal bantuan teknis penyediaan fasilitas keselamatan dan perlengkapan jalan kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI. Penyerahan dilakukan melalui Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Provinsi Nusa Tenggara Timur di Kupang, Jumat, 24 April 2026.
Proposal tersebut berisi sejumlah usulan prioritas untuk meningkatkan keselamatan dan kelancaran lalu lintas di Kabupaten Sikka, khususnya di wilayah Kota Maumere dan sekitarnya.
Adapun usulan yang diajukan meliputi 50 unit lampu penerangan jalan umum (LPJU), 20 paket Zona Selamat Sekolah (ZOSS), serta 5 paket alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL) atau lampu lalu lintas.
Secara rinci, pemasangan APILL direncanakan di beberapa titik strategis, di antaranya Simpang 4 Wolonbetan, Simpang 3 PLN, Simpang 3 Gelora Samador Maumere, Simpang 4 Nara, serta Simpang 4 depan Pengadilan Negeri Maumere.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sikka, Yohanes Satriawan, mengatakan pengajuan ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan keselamatan lalu lintas di titik-titik rawan kecelakaan dan kawasan padat aktivitas.
“Kami berharap dukungan pemerintah pusat melalui Ditjen Perhubungan Darat dapat merealisasikan usulan ini, sehingga mampu menurunkan angka kecelakaan dan meningkatkan kenyamanan pengguna jalan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BPTD Kelas II Provinsi NTT menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti proposal tersebut dan meneruskannya ke Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI.
Ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pusat dalam mewujudkan sistem transportasi yang aman, tertib, dan berkelanjutan.
Dengan pengajuan ini, diharapkan pembangunan fasilitas keselamatan jalan di Kabupaten Sikka dapat segera direalisasikan dan memberikan dampak positif bagi keselamatan masyarakat pengguna jalan.
Editor: Redaksi TVRINews
