Penulis: Joko Hermanto
TVRINews, Surabaya
Hujan dengan intensitas tinggi dalam tiga hari terakhir membuat Sungai Kalimas di Surabaya meluap. Akibatnya dua Kelurahan di Kecamatan Karang Pilang Surabaya terendam banjir hingga ketinggian 80 centimeter.
Sedikitnya puluhan rumah di Kawasan Jalan Gelatik , Karang Pilang serta ratusan rumah di Kelurahan Waru Gunung Surabaya terendam.
Bahkan hingga Rabu pagi (26/2) masih belum juga surut. Bahkan luapan air sungai meluas berdampak pada warga di 2 Kelurahan yang tinggal di Bantaran Sungai yakni Kelurahan Karangpilang serta Kelurahan Warugunung Surabaya.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kota Surabaya telah menerjunkan tim untuk melakukan evakuasi serta pemberian bantuan untuk korban banjir.
Salah satu Warga terdampak , Nur Hasanah mengaku banjir ini terparah dalam beberapa tahun terakhir selama ia tinggal di Wilayah ini.
"Ini banjir terparah. Sebelumnya juga sering banjir tapi tidak separah ini. Semoga segera surut dan kami bisa beraktivitas kembali," ujar Nur Hasanah.
Sementara Kepala BPBD Kota Surabaya , Agus Hebi Djuniantoro mengatakan luapan sungai ini merupakan siklus 2 tahunan.
"Luapan sungai Kalimas di Kecamatan Karang Pilang ini merupakan kiriman dari aliran Sungai Brantas di Mojokerto . Siklus 2 tahunan . Kita telah menyiapkan posko di dua Kelurahan yang terdampak banjir," jelas Agus.
Data dari pihak BPBD Kota Surabaya sedikitnya 58 keluarga di Kelurahan Karangpilang Surabaya terdampak banjir ini dan 200 Warga di Kelurahan Waru Gunung.
Lebih memprihatinkan selain aktivitas Warga yang terhambat, anak-anak juga tidak bisa melaksanakan proses belajar mengajar.
Editor: Redaktur TVRINews
