
Mantan Diktator Peru Fujimori Meninggal Karena Kanker
Penulis: Redaksi TVRINews
TVRINews, Jakarta
Mantan Diktator Peru, Alberto Fujimori, meninggal dunia dalam usia 86 tahun karena kanker.
Fujimori yang dijatuhi hukuman 25 tahun penjara karena kejahatan hak asasi manusia dan korupsi, sebelumnya berulangkali menjalani perawatan karena masalah jantung.
Mantan Presiden dan Diktator peru Alberto Fujimori, meninggal dunia dalam usia 86 tahun karena kanker. Kabar kematian Fujimori disampaikan oleh putrinya Keikofujimori, pada rabu, 11 september 2024 waktu setempat.
Fujimori yang dijatuhi hukuman penjara selama 25 tahun karena kejahatan hak asasi manusia dan korupsi, sebelumnya telah berulang kali dirawat di rumah sakit karena masalah jantung.
Pada 24 desember 2017, mantan Presiden Peru, Pedro Pablo Kuczynski mengampuni Fujimori dengan alasan kesehatan.
Saat itu, Kuczynski menyatakan, tinjauan medis menunjukkan bahwa Fujimori menderita penyakit yang progresif, degeneratif, dan tidak dapat disembuhkan.
Keputusan untuk mengampuni mantan diktator peru itu mengejutkan banyak anggota kabinet, yang mendorong pengunduran diri dari kabinet. Pengampunan tersebut kemudian dibatalkan oleh Mahkamah Agung Peru pada oktober 2018.
Banyak pihak menganggap Fujimori sebagai diktator yang korup, namun ada pula yang menganggapnya telah berhasil mengakhiri krisis ekonomi dan pemberontakan berdarah selama masa jabatannya tahun 1990 hingga 2000.
Baca Juga: Pesawat Antariksa Soyuz Lepas Landas dari Kosmodrom Baikonur
Editor: Redaktur TVRINews
