
Penulis: Harry Saktiono
TVRINews, Lamongan
Menjelang Piala Dunia 2026 yang akan digelar pada Juni mendatang, Komunitas Jersey Lamongan (KJLA) menggelar pameran koleksi jersey negara-negara peserta Piala Dunia dari berbagai era. Koleksi yang dipamerkan mencakup jersey original hingga retro, dari tahun 1970-an hingga 2000-an.
Salah satu koleksi paling istimewa adalah jersey retro Brasil dengan nomor punggung delapan, yang konon dipakai oleh gelandang legendaris Socrates. Koleksi ini dimiliki oleh salah satu dari seratus anggota KJLA, yang sangat bangga dengan koleksinya.
Menurut Ketua KJLA, Leik Abdulloh, koleksi jersey retro tersebut mulai dikumpulkan sejak 2016, namun komunitas ini baru terbentuk pada 2021, tepat di tengah pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia.
"Kami memiliki seratus anggota, dan membatasi jumlah peserta. Komunitas ini terbentuk pada tahun 2021, dengan anggota yang berasal dari berbagai profesi, namun memiliki hobi yang sama, yaitu mengumpulkan jersey," kata Leik pada Minggu, 15 Februari 2026.
Menurut Leik, koleksi KJLA tidak hanya terbatas pada jersey peserta Piala Dunia, tetapi juga mencakup jersey dari berbagai kompetisi sepak bola dunia lainnya, serta liga domestik Indonesia. Namun, menjelang Piala Dunia 2026, komunitas ini sengaja memamerkan koleksi jersey peserta Piala Dunia sebagai bentuk menyambut kemeriahan ajang bergengsi tersebut.
Beragam cara dilakukan anggota KJLA untuk mengumpulkan koleksi jersey ini. Mulai dari berburu di media sosial, seperti Facebook dan TikTok, hingga mencari langsung di pasar tradisional.
"Kami sering mencari jersey lewat media sosial, seperti Facebook atau TikTok. Tapi tidak menutup kemungkinan juga berburu di pasar tradisional," ungkap Leik.
Harga jersey yang didapat pun bervariasi, mulai dari ratusan ribu rupiah hingga jutaan rupiah. Meskipun demikian, para kolektor jersey peserta Piala Dunia ini enggan melepas koleksi mereka karena proses pencariannya yang sulit dan penuh tantangan.
"Setiap jersey yang kami kumpulkan memiliki cerita dan nilai tersendiri. Proses mencari dan mendapatkannya tidak mudah, jadi kami enggan untuk menjualnya," tambah Leik.
Harapan KJLA Terhadap Siaran Piala Dunia di TVRI
Leik juga berharap agar kualitas siaran Piala Dunia yang rencananya akan ditayangkan di TVRI semakin baik, sehingga penonton bisa menikmati pertandingan dengan nyaman.
"Harapan kami sebagai pecinta bola, TVRI bisa menyiarkan Piala Dunia dengan kualitas yang bagus. Kami juga berterima kasih karena TVRI memperbolehkan masyarakat umum untuk mengikuti acara nonton bareng," tutup Leik.
Selain itu, KJLA berencana menggelar acara nonton bareng Piala Dunia, di mana seluruh anggota akan mengenakan jersey negara peserta Piala Dunia. Ini menjadi bentuk apresiasi mereka terhadap ajang sepak bola terbesar di dunia, sekaligus mempererat kebersamaan dalam komunitas yang berbasis pada kecintaan terhadap sepak bola dan koleksi jersey.
Editor: Redaktur TVRINews
