
Penulis: Doni Irwandy
TVRINews, Kab. Bandung
Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Kodim 0624/Kabupaten Bandung terus memacu pembangunan jalan di Desa Cipelah, Kecamatan Rancabali. Hingga malam Sabtu (21/2), pengecoran jalan yang menjadi bagian dari program TMMD telah mencapai 666 meter dari target 1.500 meter.
Pekerjaan tersebut difokuskan di Kampung Babakan Simpang Gunung Leutik, Desa Cipelah. Personel Satgas TMMD, yang dipimpin oleh Danramil 2424/Ciwidey, Kapten Inf Supriadi, bekerja keras bersama masyarakat setempat untuk menyelesaikan tahapan persiapan pengecoran, seperti pemasangan bekisting dan perataan material base course (beskos) pada titik pekerjaan 750 meter.
Komandan Distrik Militer (Dandim) 0624/Kabupaten Bandung, Letkol Kav Samto Betah, mengungkapkan bahwa percepatan pengerjaan dilakukan untuk memastikan proyek selesai sesuai jadwal.
“Pengecoran bahkan dilanjutkan hingga larut malam untuk memaksimalkan cuaca dan menjaga kualitas jalan yang dikerjakan,” ujarnya, dalam keterangan yang diterima redaksi, Sabtu, 21 Februari 2026.
Meski berada dalam bulan puasa, semangat gotong royong antara prajurit TNI dan warga setempat sangat terasa. Warga Cipelah turut membantu dalam proses teknis, mulai dari pengangkutan material hingga merapikan badan jalan sebelum pengecoran.
Program TMMD Reguler ke-127 bertujuan mempercepat distribusi pembangunan fisik, terutama di desa-desa terpencil yang selama ini sulit dijangkau. Pembangunan jalan ini sangat penting karena menjadi jalur penghubung antarpermukiman dan akses distribusi hasil pertanian warga. Dengan selesainya 666 meter pengecoran, diharapkan mobilitas masyarakat, terutama dalam kegiatan ekonomi, akan semakin lancar.
Satgas TMMD menargetkan seluruh pengecoran sepanjang 1.500 meter dapat diselesaikan sesuai dengan jadwal. Selain pembangunan fisik, program ini juga mencakup kegiatan nonfisik seperti penyuluhan dan pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari pembinaan teritorial TNI di wilayah.
Editor: Redaktur TVRINews
