
Penulis: Yuswanto
TVRINews, Lampung
Tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan dua kampung di Kabupaten Way Kanan, yakni Kampung Sri Menanti dan Kampung Kerta Jaya, terendam banjir. Luapan air dilaporkan mulai memasuki permukiman warga sejak Jumat malam, 17 April 2026.
Hingga Sabtu, 18 April 2026, genangan air terpantau masih bertahan dan belum menunjukkan tanda-tanda akan surut. Situasi ini memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat setempat, terutama mengingat potensi adanya banjir susulan yang masih cukup tinggi.

Anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Way Kanan, Leo Saputra, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima laporan mengenai musibah tersebut dan segera menerjunkan tim untuk memantau lokasi terdampak. Berdasarkan data sementara yang dihimpun, sebanyak 26 rumah warga terdampak banjir sehingga mengganggu aktivitas harian mereka.
“Berdasarkan laporan warga setempat, ketinggian air hingga Sabtu siang masih belum menunjukkan tanda-tanda surut. Bahkan kondisi air berpotensi mengalami peningkatan,” ujar Leo, Sabtu (18/4/2026).
Leo menjelaskan bahwa bencana banjir ini dipicu oleh curah hujan ekstrem yang melanda wilayah tersebut selama beberapa hari terakhir. Hal itu menyebabkan debit air sungai meningkat drastis hingga meluap ke permukiman warga di kedua kampung tersebut.

Masyarakat pun diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan banjir susulan, terutama jika intensitas hujan kembali meningkat. Pihak BPBD Way Kanan menegaskan akan terus melakukan pemantauan intensif dan bersiaga di lapangan guna mengantisipasi dampak bencana yang lebih luas.
“BPBD Way Kanan akan terus melakukan pemantauan dan siaga di lapangan untuk mengantisipasi potensi bencana, khususnya banjir,” tegasnya.
Editor: Redaksi TVRINews
