
Penulis: Mubarak
TVRINews, Banjarbaru
Sejumlah destinasi wisata keluarga dan pusat perbelanjaan di Kalimantan Selatan terpantau padat pengunjung pada puncak libur Lebaran 2026, Rabu, 25 Maret 2026.
Guna menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat, pihak kepolisian telah mengerahkan personel secara maksimal di berbagai titik keramaian.
Polda Kalimantan Selatan mencatat sedikitnya ada 75 lokasi yang menjadi pusat konsentrasi massa, mulai dari mal, pusat perbelanjaan modern, hingga destinasi wisata alam dan keluarga yang tersebar di 13 kabupaten/kota.
Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, menyatakan bahwa pihaknya telah mengantisipasi lonjakan pengunjung dengan mendirikan pos pengamanan (pospam), pos pelayanan (posyan), serta pos terpadu.

"Di semua tempat wisata dan perbelanjaan sudah kita antisipasi dengan menempatkan personel. Sejauh ini, kondisi di seluruh Kalimantan Selatan berjalan lancar dan belum ada laporan kejadian menonjol. Kami berharap situasi ini bertahan hingga akhir masa libur nanti," ujar Irjen Pol Rosyanto, Rabu, 25 Maret 2026.
Kapolda juga menambahkan bahwa pengunjung yang memadati Kalsel tidak hanya berasal dari warga lokal, namun banyak juga wisatawan yang datang dari luar provinsi.
Daya tarik wisata Kalimantan Selatan memang magnet tersendiri bagi warga provinsi tetangga. Frans, seorang warga asal Palangka Raya, Kalimantan Tengah, mengaku sengaja memboyong keluarganya untuk menikmati masa libur di Banua.
"Kami baru saja dari Pantai Batakan. Habis dari sana, kami mampir ke sini dulu (pusat perbelanjaan) sebelum rencana nanti balik lagi ke Palangka Raya. Kalsel dipilih karena banyak destinasi yang bisa dikunjungi bersama keluarga," tutur Frans.
Meski situasi keamanan dari tindak kriminalitas cenderung kondusif, pihak kepolisian memberikan peringatan khusus terkait faktor alam. Mengingat cuaca yang masih sering turun hujan dengan intensitas tinggi, masyarakat diminta tetap waspada.
Para wisatawan yang sedang melakukan piknik atau berada di destinasi wisata alam diimbau untuk mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir rob di area pantai atau pohon tumbang. Kepolisian meminta warga untuk terus memantau perkembangan cuaca agar perjalanan wisata tetap aman dan menyenangkan.
Editor: Redaksi TVRINews
