Penulis: Joshua Kaya
TVRINews, Maluku
Program nasional Koperasi Merah Putih atau yang dikenal dengan Koperasi Desa (Kopdes)terus menunjukkan perkembangan signifikan sebagai bagian dari agenda prioritas pemerintah pusat. Program ini merupakan salah satu wujud nyata dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam upaya pemerataan ekonomi nasional melalui penguatan ekonomi desa.
Di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), progres pembentukan Koperasi Merah Putih telah mencapai 92 persen dari total desa yang ada.
Seluruh koperasi yang telah terbentuk tersebut juga sudah berbadan hukum dan siap untuk beroperasi.
Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Kabupaten SBB, Hendri Mandaku, mengungkapkan bahwa antusiasme dan kesiapan masyarakat desa cukup tinggi terhadap program ini. Namun demikian, operasional koperasi masih menghadapi kendala utama, yaitu terkait pembiayaan yang dijanjikan oleh pemerintah pusat.
“Di Seram Bagian Barat, koperasi merah putih sudah terbentuk di 92 persen desa dan semuanya telah berbadan hukum. Namun tantangan utama kita saat ini adalah pembiayaan. Semua masih menunggu realisasi dana dari pemerintah, yang rencananya akan disalurkan dalam bentuk pinjaman melalui bank-bank pemerintah,” jelas Hendri Mandaku.
Koperasi Merah Putih diharapkan akan menaungi berbagai unit usaha yang mendukung perekonomian lokal desa, seperti gerai toko, gudang penyimpanan hasil pertanian, serta sektor-sektor usaha lainnya yang berbasis potensi lokal.
Hendri juga menambahkan bahwa sejauh ini tidak ada keluhan dari desa-desa terkait keberadaan koperasi ini. Semua berjalan baik, meskipun terdapat beberapa kendala teknis di desa-desa yang secara geografis sulit dijangkau dan memiliki keterbatasan akses internet, yang berdampak pada kelancaran informasi dan komunikasi.
Sebagai program pusat, Koperasi Merah Putih diharapkan dapat menjadi instrumen penting dalam menciptakan desa yang mandiri secara ekonomi dan mempercepat pemerataan kesejahteraan masyarakat di daerah.
“Ini program strategis pemerintah pusat. Harapan kita, koperasi ini bisa segera berjalan secara optimal dan menjadi tonggak kemajuan ekonomi desa,” tutup Hendri.
Editor: Redaktur TVRINews
