
Penulis: Isnaini Diah Safitri
TVRINews, Tanjungpinang
Harga berbagai komoditas hasil laut di Pasar Tradisional Bintan Center, Tanjungpinang, mengalami penurunan signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini dikeluhkan para pedagang karena pasokan ikan yang melimpah tidak diimbangi dengan daya beli masyarakat.
Penurunan harga mulai terjadi secara bertahap sejak usai Lebaran. Saat ini, harga jual di tingkat pengecer turun jauh di bawah harga normal, meskipun ketersediaan stok ikan masih dalam kondisi aman.
Salah satu pedagang ikan di Pasar Bintan Center, Angga mengatakan bahwa sepinya pembeli membuat pedagang harus mencari cara agar dagangan tetap terjual. Menurutnya, kondisi ini menyebabkan penumpukan stok di lapak-lapak pedagang.
“Sejak Lebaran harga sudah mulai turun sampai sekarang. Jauh sekali penurunannya. Biasanya ikan selar dijual Rp50 ribu atau Rp45 ribu, sekarang hanya Rp30 ribu sampai Rp35 ribu. Sotong yang biasanya Rp35 ribu, sekarang turun jadi Rp30 ribu,” ujar Angga.
Ia menilai, melemahnya daya beli masyarakat menjadi faktor utama yang memicu kondisi tersebut. Meski pasar tetap ramai, transaksi pembelian cenderung menurun.
Akibatnya, para pedagang terpaksa menjual ikan dengan harga lebih rendah untuk menghindari kerugian yang lebih besar. Langkah ini dilakukan agar stok tidak menumpuk terlalu lama dan berisiko rusak atau membusuk.
Para pedagang berharap kondisi ekonomi masyarakat segera membaik sehingga daya beli kembali meningkat dan harga ikan dapat kembali stabil.
Editor: Redaktur TVRINews
