
Witan Kecewa Diganti, Pelatih Bhayangkara FC Buka Suara
Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Jakarta
Penyerang Sayap Bhayangkara Presisi Indonesia FC Witan Sulaeman tak kuasa menahan rasa kecewanya ketika diirnya harus ditarik keluar oleh sang pelatih kala berlaga pada pekan ke-27 Liga 1 2023/24.
Witan sebenarnya bermain baik saat menjamu Madura Unied. Berlaga di Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta, Jumat, 1 Maret 2024, pemain berusia 22 tahun ini menyumbangkan 1 gol dan 1 assist.
Namun, pada menit ke-64, Witan ditarik keluar, digantikan oleh Dendy Sulistyawan. Pria kelahiran Palu ini pun memberikan reaksi dengan membanting botol dan membuang rompi yang telah diberikan kepadanya. Kemudian, Witan memilih masuk ke ruang ganti.
Menyikapi hasil ini, Pelatih Bhayangkara FC Emral Abus mengungkapkan alasan dibalik keputusannya tersebut. Pria berusia 65 tahun ini merasa, kekecewaan itu muncul, karena sang pemain sedang dalam kepercayaan diri yang tinggi.
"Seorang pemain dalam keadan kepercayaan diri tinggi begitu ditarik pasti kecewa. Namun dibalik itu, ada strategi kami dari para pelatih yang melihat sisi-sisi yang harus dibenahi," kata Emral kepada wartawan termasuk tvrinews.com di Stadion PTIK, Jakarta, Jumat, 1 Maret 2024.
Juru taktik kelahiran Sumatera Barat ini pun membantah bahwa Witan bermain buruk dalam laga tersebut. Apalagi, sang pemain menunjukkan kontribusinya untuk kemenangan Bhayangkara FC pada malam ini.
"Bukan berarti pemain yang dikeluarkan jelek, salah satu contoh masalah tenaga, itu yang kita diskusikan tadi, apa yang saya katakan bukan berarti si Witan dalam keadaan jelek. Tapi ada hal yang kami inginkan, ada tenaga baru pemain pengganti juga tidak sembarangan," ujar Emral.
Sebelumnya, Bhayangkara FC akhirnya meraih kemenangan ketiganya dalam ajang Liga 1 2023/24. Berlaga di Stadion PTIK, Jakarta, Jumat, 1 Maret 2024, Bhayangkara FC sukses kalahkan Madura united dengan skor 3-2.
Bhayangkara FC akhirnya keluar dari posisi juru kunci klasemen sementara melewati Persikabo 1973 Kabupaten Bogor. Namun, mereka masih berada di zona merah. Bhayangkara FC telah mengumpulkan 18 poin dari 3 kemenangan, 9 imbang, dan 15 kekalahan.
Editor: Redaktur TVRINews
