
BPBD Imbau Warga Tetap Waspada Hadapi “Godzilla El Niño”
Penulis: Syifa
TVRINews, Banjarmasin
Memasuki bulan April, Indonesia yang berada di wilayah tropis mulai memasuki fase El Niño, yakni fenomena pemanasan suhu permukaan laut yang dapat memicu musim kemarau lebih panjang serta meningkatkan risiko kekeringan.
Namun, tahun ini istilah “Godzilla El Niño” mulai banyak beredar di masyarakat. Istilah tersebut menggambarkan kondisi El Niño yang lebih kuat dan berdampak lebih luas dibanding biasanya.
Penelaah Teknis Kebijakan BPBD Kota Banjarmasin, Hanafi, mengatakan meski potensi fenomena tersebut lebih kuat, masyarakat diminta tetap tenang namun tetap waspada terhadap dampaknya.

“Untuk masyarakat, khususnya di Banjarmasin, kami imbau tetap siaga dan tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan. Sebab, dari pengalaman sebelumnya, banyak kebakaran lahan dipicu oleh aktivitas pembakaran yang kemudian merambat ke semak-semak,” ujarnya, Jumat (10/04/2026).
Ia juga mengimbau masyarakat untuk mulai melakukan langkah antisipasi, seperti menghemat penggunaan air bersih serta menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran lahan. Banjarmasin sendiri pernah mengalami dampak serius pada periode El Niño sebelumnya.
Hanafi menambahkan, saat ini BPBD Kota Banjarmasin terus mengintensifkan sosialisasi kebencanaan melalui berbagai forum di tingkat kelurahan. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi musim kemarau panjang.
Pemerintah daerah bersama masyarakat diharapkan dapat terus berkolaborasi untuk meminimalkan dampak kekeringan dan risiko kebakaran lahan di masa mendatang.
Editor: Redaksi TVRINews
