
2 Proyek Bali Masuk RPJMN 2025-2029
Penulis: Harys Susanto
TVRINews, Denpasar
Pembangunan Bandara Bali Utara dan Jalan Tol Gilimanuk–Mengwi kembali masuk dalam daftar proyek strategis nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.
Kepastian ini tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun 2025 yang ditandatangani oleh Presiden Prabowo Subianto.
Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, membenarkan bahwa sejumlah proyek strategis di Bali telah dimasukkan dalam RPJMN.
Meski begitu, ia mengakui belum ada koordinasi langsung antara Pemerintah Provinsi Bali dan kementerian teknis terkait. Ia menekankan pentingnya persiapan matang dan komunikasi lintas sektor untuk memastikan proyek berjalan efektif dan berkelanjutan.
“Pembangunan bandara harus dipikirkan secara matang. Jangan sampai bandara selesai dibangun, tapi tidak dimanfaatkan maksimal karena kurangnya sinergi, terutama dengan maskapai,” kata Giri Prasta.
Ia mencontohkan potensi masalah seperti penerbangan yang hanya ramai satu arah, yang bisa berdampak pada keberlangsungan layanan.
Selain bandara, pembangunan Tol Gilimanuk–Mengwi juga diproyeksikan memberikan dampak besar terhadap mobilitas dan konektivitas wilayah barat dan utara Bali yang selama ini terpinggirkan secara ekonomi dibanding wilayah selatan.
Pengamat ekonomi dari Universitas Warmadewa, Dr. Putu Ayu Sita Laksmi, menilai masuknya dua proyek ini dalam RPJMN akan membawa efek domino positif terhadap perekonomian daerah, terutama di Kabupaten Jembrana dan Buleleng.
“Pembangunan ini akan membuka lapangan kerja, memperluas akses usaha, dan mengurangi ketimpangan sosial-ekonomi. Namun, pemerintah harus bersikap adil dan transparan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat lokal,” ujar Putu Ayu.
Selain dua proyek besar tersebut, RPJMN 2025–2029 juga mencantumkan pengembangan Kawasan Pariwisata Ulapan dan pembangunan Pusat Kebudayaan Bali di Klungkung sebagai bagian dari peta jalan pembangunan strategis di Bali lima tahun ke depan.
Langkah ini dinilai sebagai bentuk komitmen pemerintah pusat dalam mewujudkan pembangunan yang lebih merata di Bali, sekaligus menjawab tantangan ketimpangan antarwilayah yang selama ini menjadi sorotan.
Editor: Redaktur TVRINews
