Penulis: Meriyanti
TVRINews, Belitung
Pendistribusian program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan suci Ramadan menghadirkan tantangan tersendiri bagi pihak sekolah dalam menyesuaikan teknis pelaksanaannya.
Menyikapi hal tersebut, SMK Yaperbel 2 Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung, menerapkan kebijakan khusus dengan mengubah jadwal pembagian menu MBG.
Jika pada hari biasa makanan bergizi dibagikan saat jam istirahat, maka selama Ramadan pembagian dilakukan pada akhir jam pelajaran atau saat siswa hendak pulang sekolah.
Kepala Sekolah SMK Yaperbel 2 Tanjung Pandan, Samad, menjelaskan bahwa penyesuaian jadwal ini merupakan strategi sekolah untuk mendukung pelaksanaan ibadah puasa para siswa.
"Kebijakan tersebut diberlakukan bagi seluruh siswa, baik yang beragama Islam maupun non-Muslim," ujar Samad, Senin, 23 Februari 2026.
Menurut Samad, langkah ini diambil untuk menanamkan rasa saling menghormati, menumbuhkan empati, serta memperkuat nilai toleransi antarumat beragama di lingkungan sekolah.
Secara teknis, saat jam pulang sekolah tiba, siswa yang berpuasa diarahkan untuk mengambil jatah MBG melalui petugas sekolah yang telah ditunjuk dan membawanya pulang untuk berbuka. Sementara itu, siswa non-Muslim juga diperbolehkan membawa pulang makanan tersebut untuk dikonsumsi di rumah.
Samad menegaskan, sejak pagi hari pihak sekolah selalu mengingatkan siswa non-Muslim agar tidak mengonsumsi makanan dari program MBG di area sekolah sebagai bentuk penghormatan kepada rekan-rekan yang tengah menjalankan ibadah puasa.
Selain penyesuaian waktu distribusi, sekolah juga menyampaikan harapan terkait komposisi menu MBG selama Ramadan. Pihak sekolah berharap menu makanan kering yang disalurkan dapat lebih bervariasi agar siswa tidak mudah bosan. Mereka juga mengusulkan agar takjil pembatal puasa, seperti kurma dan susu, dapat dimasukkan dalam paket makanan.
Hingga saat ini, tercatat sembilan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah beroperasi melayani wilayah Tanjung Pandan, Belitung, dengan cakupan sekitar 27.000 penerima manfaat program MBG.
Khusus di SMK Yaperbel 2 Tanjung Pandan, terdapat 330 penerima manfaat yang terdiri dari 301 siswa dan 29 tenaga pendidik yang secara rutin menerima pasokan makanan bergizi gratis tersebut.
Editor: Redaktur TVRINews
