
Penulis: Riadatussholihah
TVRINews, Lombok Timur
Dinas Kesehatan Lombok Timur memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus virus super flu di wilayah Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Meski demikian, masyarakat tetap diimbau waspada di tengah perubahan cuaca.
Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur, Lalu Aries Fahrozi, menyatakan pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan penyakit menular hingga ke tingkat puskesmas.

"Sejauh ini fasilitas layanan kesehatan belum menemukan indikasi adanya kasus virus super flu," ujar Lalu Aries Fahrozi, Jumat, 27 Maret 2026.
Dinas Kesehatan juga mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tetap menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Warga diminta rutin mencuci tangan, menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, serta menjaga kebugaran tubuh melalui olahraga.
Selain itu, masyarakat diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala seperti demam tinggi, batuk, dan sesak napas.
Sementara itu, Dinas Kesehatan Provinsi NTB telah mengeluarkan instruksi agar seluruh dinas kesehatan kabupaten/kota meningkatkan langkah antisipasi melalui deteksi dini, termasuk kegiatan posyandu dan pemeriksaan kesehatan berkala.
Virus super flu diketahui memiliki gejala mirip influenza biasa, seperti demam, pilek, dan kelelahan, namun dapat bertahan lebih lama dalam tubuh.
Lalu Aries Fahrozi menambahkan, durasi infeksi sangat bergantung pada sistem imun tubuh.
"Penting bagi masyarakat untuk menjaga daya tahan tubuh dengan konsumsi makanan bergizi dan istirahat yang cukup," tutupnya.
Editor: Redaksi TVRINews
