Penulis: Mardhan Wahisman
TVRINews, Kutai Barat
Tim Inafis Polres Kutai Barat melakukan penyelidikan pasca kebakaran yang menghanguskan 76 bangunan di Kampung Muhur Kecamatan Siluq Ngurai Kutai Barat, pihak kepolisian memastikan tidak ada unsur kesengajaan dalam peristiwa ini, berdasarkan data terbaru banyak warga yang melapor kepada petugas terdapat lebih banyak bangunan yang terdampak kebakaran sebelumnya 36 bangunan terdampak kebakaran dan kini menjadi 76 bangunan, 4 di antaranya merupakan lamin adat.
Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan beberapa saksi, sumber api berasal dari sebuah bilik di salah satu lamin. Api menyala saat salah seorang penghuni lamin sedang memasak dan meninggalkan kompor dalam keadaan menyala akibatnya api dengan mudah membakar bangunan lamin yang terbuat dari bahan kayu dan menyambar bangunan di sekitarnya.
“Setelah kita turunkan tim dari Inafis Polres Kutai Barat memback up Polsek Siluk Murai dan berbagai keterangan yang kita dapat dilapangan bahwa diduga sumber api berasal dari salah satu lamin dan dari keterangan saksi yang menyatakan dari kompor ada salah satu warga sedang memasak dan diduga meninggalkan kompor yang sedang menyala”, kata AKBP Heri Rusyaman Kapolres Kutai Barat.
Pihak kepolisian masih terus mendalami penyebab pasti dari musibah kebakaran ini korban kebakaran saat ini ditempatkan di beberapa tenda darurat dan sebagian mengungsi di rumah kerabat terdekat.
Editor: Redaktur TVRINews
