
MRT Akan Masuk Tangsel, Pemerintah Siapkan Dua Rute Alternatif
Penulis: Krisafika Taraisya Subagio
TVRINews, Tangerang Selatan
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tengah mematangkan rencana pembangunan jalur Mass Rapid Transit (MRT) yang akan terhubung langsung dengan Jakarta. Saat ini, dua rute alternatif sedang dipertimbangkan untuk menentukan jalur paling efektif.
Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan pada siaran pers nya menjelaskan bahwa kedua opsi tersebut adalah jalur melalui Ciputat – Pondok Cabe dan jalur lainnya yang melintasi kawasan Bintaro. Keduanya akan menjadi bagian dari pengembangan konektivitas transportasi massal dari Tangsel menuju Jakarta.
“Jalur belum diputuskan. Masih dalam kajian apakah akan lewat Pondok Cabe atau Bintaro. Tujuannya tentu mencari yang paling efisien dan cepat untuk dibangun,” jelas Pilar, dikutip dari laman resmi Pemkot Tangsel.
Menurut kajian awal dari PT MRT Jakarta, proyek ini mencakup dua koridor potensial: koridor utara dari Pondok Aren ke Serpong dan koridor selatan dari Ciputat ke Pondok Cabe. Kedua jalur tersebut nantinya akan terhubung dengan Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta.
Pilar menegaskan bahwa Pemkot Tangsel optimis kedua jalur bisa direalisasikan secara bersamaan, demi meningkatkan mobilitas warga serta mendukung pertumbuhan ekonomi wilayah.
“InsyaAllah, dua-duanya bisa dibangun bersamaan. Ini akan memperkuat konektivitas Tangsel dan mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi,” ujar Pilar.
Sementara itu, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menyebutkan bahwa proyek ini telah melewati tahapan studi kelayakan dan sejumlah Focus Group Discussion (FGD) bersama kementerian terkait, pemerintah daerah, serta PT MRT Jakarta.
“Harapannya kerja sama bisa segera diteken. Proyek ini sangat penting untuk menyediakan moda transportasi massal yang terintegrasi dan ramah lingkungan,” ucap Benyamin.
Proyek MRT ke Tangsel masih dalam tahap feasibility study dan ditargetkan rampung pada akhir Desember. Beberapa skema pembiayaan yang sedang dikaji meliputi kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU), pinjaman antar pemerintah (G to G loan), hingga pembiayaan swasta murni.
Adapun rencana pembangunan juga mencakup jalur Lebak Bulus–Serpong, penyediaan lahan flyover Serpong, underpass Jombang, serta pelebaran di delapan titik simpang sebidang.
Baca Juga: Whoosh Layani 22 Ribu Penumpang per Hari saat Libur Akhir Pekan
Editor: Redaktur TVRINews
