
Penulis: Ibnu Sina
TVRINews, Kabupaten Tapin
Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus digalakkan di daerah. Setelah melalui masa tanam selama empat bulan, Polres Tapin melaksanakan panen perdana jagung pakan di lahan milik Polri yang sebelumnya terbengkalai selama bertahun-tahun.
Kegiatan panen dipimpin langsung oleh Kapolres Tapin, AKBP Weldi Rozika, bersama jajaran pejabat utama (PJU) Polres Tapin, pihak swasta, serta kelompok tani setempat di wilayah Tapin Utara, Sabtu, 28 Maret 2026.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa lahan tidur dapat dioptimalkan menjadi aset produktif. Komoditas jagung pakan dipilih karena memiliki nilai ekonomis tinggi serta permintaan pasar yang luas, terutama untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak di Kabupaten Tapin.
AKBP Weldi Rozika menyampaikan bahwa hasil panen saat ini masih dalam tahap penjemuran dan pemipilan sebelum ditimbang dan diserahkan kepada Bulog.
“Meski terdapat kendala seperti curah hujan dan serangan hama, secara keseluruhan hasil panen tetap baik. Pihak swasta juga berkomitmen untuk terus mendukung program ini,” ujarnya.
Program penanaman jagung ini merupakan tindak lanjut instruksi Kapolri yang diteruskan melalui Kapolda Kalimantan Selatan dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional.
Ke depan, Polres Tapin juga telah menyiapkan rencana perluasan lahan tanam dengan menggandeng Dinas Pertanian setempat.
“Kami telah menyiapkan lahan tambahan dan akan memaksimalkan potensi lahan yang ada di wilayah Kabupaten Tapin untuk mendukung program ini,” kata Weldi.
Selain mendukung kedaulatan pangan, program ini diharapkan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat, khususnya petani di Tapin Utara. Pendampingan dari kepolisian serta dukungan sektor swasta dinilai mampu memberikan kepastian pasar bagi hasil panen petani.
Langkah Polres Tapin dalam mengoptimalkan lahan terbengkalai ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi instansi lain dalam memanfaatkan lahan tidur demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Editor: Redaktur TVRINews
