Penulis: Freddy Ladi
TVRINews, Sumba Barat
Nusa Tenggara Timur (NTT) telah lama menghadapi tantangan dalam meningkatkan mutu pendidikan dan memastikan akses ke layanan dasar bagi anak-anak. Save the Children Indonesia telah mengambil langkah penting dengan membangun "Rumah Belajar Sumba" dan sarana fasilitas air bersih untuk mendukung hak-hak anak di Sumba. Ini adalah hasil kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat untuk mengatasi ketidaksetaraan dalam pendidikan serta memenuhi akses ke air bersih yang aman bagi anak-anak.
Data terbaru dari Data Verifikasi Pusdatin1 menunjukkan bahwa 79,4% guru PAUD di Kabupaten Sumba Barat memiliki pendidikan di bawah D4/S1. Kondisi guru yang belum memenuhi standar nasional ini berdampak besar terhadap tingkat literasi dan numerasi anak-anak di Sumba Barat.
Selain isu kualitas pendidikan, anak-anak di Sumba juga menghadapi tantangan terkait akses air bersih. Save the Children Indonesia telah meluncurkan program "Air Untuk Sumba" untuk memastikan pemenuhan akses air bersih bagi anak-anak di beberapa desa Kabupaten Sumba Barat. Program ini juga memberikan edukasi mengenai pentingnya kebersihan dan sanitasi bagi anak-anak.
“Kondisi guru yang belum memenuhi standar nasional ini sangat berpengaruh terhadap output pengajaran seperti tingkat literasi dan numerasi bagi anak-anak di Sumba Barat. Anak-anak menghadapi tantangan dalam transisi pendidikan di tingkat dasar. Pengajaran di tingkat pendidikan dasar yang belum berhasil menstimulasi tumbuh kembang anak menyebabkan anak-anak tidak dapat mengembangkan potential maksimalnya.” ungkap Rosianto Hamid, Chief of Program Impact Creation - Save the Children Indonesia.
Melalui upaya kolaboratif dengan pemerintah, komunitas lokal, dan mitra lainnya, pembangunan Rumah Belajar Sumba dan fasilitas Air Untuk Sumba menjadi kenyataan. Program ini merupakan bagian dari Program Sponsorship Save the Children yang berlangsung sejak tahun 2014 dan bertujuan untuk memastikan hak-hak anak atas kesehatan dan kesejahteraan terpenuhi, serta memberikan kesempatan yang sama bagi setiap anak untuk tumbuh, belajar, dan dilindungi.
Program ini memiliki tujuan ambisius untuk menjangkau 100.000 anak dan komunitas terkait anak selama 10 tahun ke depan, dengan fokus pada peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan anak-anak di Kabupaten Sumba Barat dan Sumba Tengah.
Editor: Redaktur TVRINews
