
Penulis: Jefri
TVRINews, Manokwari
LPP TVRI Stasiun Papua Barat resmi melaksanakan Kick-Off peluncuran sebagai Official Broadcaster Piala Dunia 2026, Minggu, 1 Februari 2026.
Kegiatan ini menegaskan komitmen TVRI dalam menghadirkan pesta sepak bola terbesar dunia bagi masyarakat hingga ke pelosok Indonesia, khususnya di Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya.

Peluncuran dilakukan serentak oleh 34 stasiun LPP TVRI di seluruh Indonesia. Untuk wilayah Papua Barat, acara dipusatkan di Stasiun Transmisi Reremi, Manokwari, dan dihadiri jajaran pemerintah daerah serta komunitas pencinta sepak bola setempat.
Kepala LPP TVRI Stasiun Papua Barat, Lenny Sinai, menyampaikan bahwa penunjukan TVRI sebagai pemegang hak siar Piala Dunia 2026 merupakan bentuk kepercayaan dari Pemerintah Pusat.
“Sesuai arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, TVRI mendapat kepercayaan untuk menyiarkan Piala Dunia 2026. Ini menjadi komitmen kami menghadirkan tayangan berkualitas dan kegembiraan bagi seluruh rakyat Indonesia, termasuk masyarakat Papua Barat dan Papua Barat Daya,” ujar Lenny dalam sambutannya.
Ia menjelaskan, seluruh pertandingan Piala Dunia 2026 nantinya dapat disaksikan melalui TVRI Nasional dan TVRI Sport, dan dapat dinikmati secara gratis melalui siaran terestrial.
Lenny juga mengimbau masyarakat untuk memastikan perangkat televisi sudah mendukung siaran digital dengan menggunakan antena UHF dan Set Top Box (STB) agar kualitas gambar dan suara dapat diterima dengan optimal.
Dukungan terhadap kehadiran TVRI sebagai pemegang hak siar juga datang dari komunitas sepak bola lokal. Perwakilan komunitas pencinta bola Manokwari, Yosias Saroy, mengapresiasi langkah TVRI yang membuka akses luas bagi masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih karena akses menonton Piala Dunia jadi lebih mudah. Pesan saya, walaupun berbeda pilihan tim, kebersamaan dan persaudaraan sebagai masyarakat Papua Barat harus tetap dijaga,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Papua Barat dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Kepala Dinas Kesehatan Papua Barat, dr. Alwan Remosan, menekankan bahwa sepak bola merupakan sarana pemersatu bangsa. Ia juga mengingatkan masyarakat agar tetap memperhatikan aspek kesehatan selama euforia Piala Dunia.
“Menjadi suporter yang baik berarti menjunjung kebersamaan. Selain itu, jaga kesehatan saat nonton bareng. Atur waktu tidur, konsumsi makanan sehat, perbanyak minum air putih, kurangi minuman manis, serta kendalikan emosi agar tetap sehat dan aman,” pesan dr. Alwan.
Prosesi Kick-Off ditandai secara simbolis dengan tendangan bola ke gawang oleh dr. Alwan Remosan. Acara dilanjutkan dengan sosialisasi pemasangan antena UHF dan STB kepada masyarakat, serta ditutup dengan permainan interaktif dan pembagian doorprize.
Editor: Redaktur TVRINews
