
Satu Tahun Visi Fakfak Membara: Program Pala Unggul Dorong Ekonomi Kerakyatan
Penulis: Frans Tamaela
TVRINews, Fakfak
Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui Dinas Perkebunan merilis capaian kinerja tahun pertama pelaksanaan Program Strategis Pala Unggul dan Distrik Berdaya. Program ini merupakan langkah konkret dalam mewujudkan visi-misi pembangunan Fakfak Membara (Membangun Bersama Rakyat) periode 2025-2029.
Sepanjang tahun 2025, program ini fokus pada penguatan komoditas pala sebagai ikon daerah yang berbasis pada potensi lokal. Hasilnya, sektor perkebunan mulai menunjukkan kontribusi terukur terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta penguatan tata kelola perdagangan yang lebih transparan bagi ekonomi rakyat.
Berdasarkan data yang dirilis, Dinas Perkebunan berhasil memfasilitasi penyediaan 60.781 bibit pala Tomandin bersertifikat melalui kerja sama dengan BBPPT Ambon. Selain itu, tercatat adanya perluasan lahan budidaya pala seluas 303,75 hektare yang tersebar di 15 distrik dan 20 kampung.
Program ini secara khusus menyasar petani asli Fakfak, di mana sebanyak 445 Calon Petani Calon Lahan (CPCL) telah menerima insentif tanam dengan total nilai Rp955 juta yang bersumber dari dana Otsus 2025. Penyaluran dana tersebut dilakukan secara transparan melalui literasi perbankan Bank BNI Fakfak.
Tak hanya pala, program Distrik Berdaya juga mendorong komoditas lain seperti kelapa genjah seluas 8 hektare, tembakau negeri, kopi, pinang, dan sirih guna memastikan prinsip satu wilayah satu komoditas unggulan berjalan optimal.
Pemerintah juga memperkuat sarana prasarana dengan menyediakan unit asarana pala modern dan tradisional, serta rumah produksi minyak kayu putih. Dari sisi SDM, sebanyak 140 pekebun, 80 kaum milenial, dan 35 personel Brigade Pala telah mendapatkan pelatihan teknis mulai dari budidaya hingga mitigasi perubahan iklim.
Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT, menyatakan bahwa capaian tahun pertama ini adalah fondasi awal yang akan terus diperkuat.
"Capaian Tahun Pertama Program Strategis Pala Unggul dalam kerangka visi-misi Fakfak Membara adalah ringkasan hasil nyata, baik output maupun outcome awal. Ini merupakan bentuk implementasi langsung dari semangat membangun bersama rakyat," ujar Widhi Asmoro Jati dalam keterangannya.
Beliau juga menambahkan bahwa tantangan ke depan masih besar, namun pemerintah daerah berkomitmen untuk terus meningkatkan skala prioritas pembangunan di sektor perkebunan.
Memasuki tahun 2026, Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak berencana memperkuat sektor hilirisasi dan tata niaga perkebunan. Langkah ini akan dikukuhkan melalui Peraturan Bupati mengenai Rencana Aksi Daerah (RAD) Pala, yang diharapkan mampu membuka akses pasar yang lebih luas dan meningkatkan nilai tambah produk lokal di pasar global.
Editor: Redaksi TVRINews
