
Penulis: Gilang Budi Raharja
TVRINews, Gresik
Polres Gresik memperketat pengawasan sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di jalur mudik guna memastikan ketersediaan, kualitas, dan ketepatan takaran bahan bakar minyak (BBM) tetap aman bagi masyarakat.
Inspeksi mendadak dilakukan di SPBU Ahmad Dahlan dan SPBU Tebaloan yang berada di jalur nasional Gresik–Lamongan. Kegiatan ini dipimpin langsung Kapolres Gresik AKBP Ramadan Nasution sebagai langkah antisipasi meningkatnya kebutuhan BBM selama arus mudik Lebaran.
Petugas melakukan pengecekan stok BBM, khususnya jenis pertalite, serta menguji kualitas bahan bakar. Pemeriksaan juga mencakup mesin dispenser untuk memastikan takaran sesuai dengan yang diterima konsumen.
Selain itu, pengecekan dilakukan pada tandon bawah tanah guna memastikan BBM tidak tercampur air atau bahan lain.
Kapolres Gresik AKBP Ramadan Nasution menegaskan pengawasan tidak hanya berfokus pada ketersediaan stok, tetapi juga kualitas dan akurasi takaran.
“Ada tiga jenis pengecekan, yaitu jumlah, kadar, serta ada tidaknya campuran air. Ketiganya sudah kami cek dan hasilnya sesuai,” ujar AKBP Ramadan Nasution, Kamis, 19 Maret 2026.
Ia menambahkan, pengawasan akan terus dilakukan selama periode mudik Lebaran agar distribusi BBM tetap lancar.
“Kami ingin masyarakat dapat mudik dengan aman dan nyaman. Karena itu, pengawasan di lapangan akan terus dilakukan,” katanya.
Seorang pemudik asal Tegal, Ali, mengaku tidak mengalami kesulitan mendapatkan BBM selama melintas di wilayah Gresik. Ia juga mengapresiasi pengawasan yang dilakukan aparat.
“Terimakasih aparat intensif melakukan pengawasan di SPBU untuk kami warga masyarakat sangat terbantu dengan kondisi yang aman dan mudah memperoleh BBM,“ kata Ali.
Polres Gresik mengimbau pengelola SPBU menjaga pelayanan sesuai standar dan memastikan distribusi BBM berjalan baik selama masa mudik. Pemerintah bersama instansi terkait akan terus melakukan pengawasan secara ketat dan menyeluruh.
Editor: Redaktur TVRINews
