
Penumpang Kapal Penyeberangan Gresik–Bawean Terlantar Akibat Cuaca Buruk
Penulis: Gilang Budi Raharja
TVRINews, Gresik
Akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi, ratusan penumpang penyeberangan rute Gresik – Pulau Bawean terlantar selama berhari-hari. Beberapa calon penumpang kapal mengaku harus menetap di penginapan hingga hampir kehabisan biaya untuk pulang.
Para calon penumpang tersebut tersebar di berbagai penginapan dan telah menginap selama beberapa hari karena belum ada kejelasan mengenai jadwal keberangkatan, baik untuk kapal cepat Express Bahari maupun kapal feri.
Rombongan penumpang ini terdiri dari berbagai kalangan, mulai dari pasien rumah sakit, Pegawai Negeri Sipil (PNS), hingga para perantau dari Malaysia. Salah satu penumpang bernama Sanwari, warga Dusun Kuduk-Kuduk, Desa Patarselamat, Sangkapura, mengatakan bahwa dirinya sudah berhari-hari tinggal di penginapan karena tidak ada kapal yang beroperasi.
“Terpaksa kami harus bersabar menunggu sampai kapal kembali operasional karena jika dipaksa untuk berlayar sementara cuaca buruk juga berbahaya,“ ujar Sanwari.
Sementara itu, Maswadi, salah satu pegawai Dinas Perikanan Provinsi Jawa Timur, bersama rombongan yang berjumlah 12 orang juga harus bertahan di penginapan sampai operasional kapal kembali normal. Ia meminta agar dinas dan pihak-pihak terkait dapat mencarikan solusi atas kondisi ini.
“Sementara ini harus menunggu dan sangat berharap pihak berwenang yang menangani bisa membantu ,” kata Maswadi.
Data dari Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Perak menunjukkan kecepatan angin di perairan tersebut mencapai 16–22 knot, dengan hembusan maksimum (gusty) mencapai 35 knot. Kondisi ini masuk dalam kategori bahaya bagi pelayaran kapal berukuran sedang maupun kecil.
Arahan penundaan aktivitas pelayaran ini juga berlaku untuk keberangkatan dari arah Pelabuhan Bawean. Hal tersebut merujuk pada Pengumuman Nomor AL.820/1/10/UPP.Bwn/2026 yang dikeluarkan oleh Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas III Bawean menyusul peringatan cuaca buruk dari BMKG.
Editor: Redaktur TVRINews
