
Kesiapsiagaan Banjir, Masyarakat Banjarbaru Belajar Teknik Penyelamatan di Air
Penulis: Mubarak
TVRINews, Banjarbaru
Menghadapi potensi cuaca ekstrem dan risiko bencana hidrometeorologi, masyarakat peduli bencana dari 20 kelurahan se-Kota Banjarbaru mengikuti pelatihan teknik penyelamatan di air atau water rescue di Danau Seran pada Jumat, 6 Februari 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan relawan dalam melakukan evakuasi banjir secara cepat dan aman.
Perwakilan Masyarakat Peduli Bencana Kelurahan Gunung Paikat, Bambang, mengatakan wilayahnya rawan banjir, khususnya di bantaran Sungai Kemuning. Pelatihan ini dinilai penting untuk membekali warga dengan keterampilan evakuasi di air agar dapat memberikan pertolongan pertama secara mandiri di lingkungannya.

“Setelah menerima materi teori, para peserta melakukan praktik lapangan untuk menguasai teknik penanganan dan evakuasi korban di dalam air secara langsung. Pelatihan ini sangat penting bagi warga Gunung Paikat yang tinggal di bantaran Sungai Kemuning,” jelas Bambang.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Banjarbaru, Zaini, menegaskan masyarakat peduli bencana harus memiliki kapasitas memadai sebagai ujung tombak penanganan bencana di tingkat kelurahan. Menurutnya, koordinasi yang baik antar-relawan sangat diperlukan saat situasi darurat terjadi.
“BPBD Provinsi memberikan materi pelatihan agar personel mampu mengevakuasi korban di air dengan metode yang cepat, aman, dan tepat,” ungkap Zaini.
Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan ketangguhan masyarakat dalam menghadapi bencana banjir yang kerap terjadi di sejumlah wilayah Banjarbaru, seperti Kecamatan Cempaka, Landasan Ulin, dan Liang Anggang. Dengan keterampilan yang dimiliki para relawan, diharapkan risiko jatuhnya korban jiwa saat terjadi bencana dapat diminimalisir.
Editor: Redaksi TVRINews
